Follow Us:

Liburan Skip Dulu, Kepala BMKG Sebut Libur Nataru Rawan Bencana Alam

Ilustrasi bencana tsunami. (iStockphoto/ig0rzh via CNN)

Libur Nataru mau ke mana? Eits, sebaiknya pilih betul-betul kondisi wilayah itu karena beberapa daerah rawan bencana. Misalnya, ada tsunami mengancam Cilegon, Banten dan badai tropis yang siap menerjang Aceh, Gorontalo, hingga Bengkulu. Apa sebaiknya liburan di-skip dulu?

Inibaru.id – Kamu yang punya rencana ke Cilegon Banten pas libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti sepertinya harus piker-pikir ulang. Pasalnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan sejumlah potensi bencana yang dapat terjadi di Indonesia pada saat libur Natal dan Tahun Baru di sejumlah wilayah termasuk Cilegon.

Menurut dia, risiko bencana yang mungkin bakal menerjang daerah di Selat Sunda itu adalah tsunami.

Baca Juga:
Tur Keliling Kawasan Candi Borobudur di Atas Mobil-Mobil Volkswagen Safari

"Kami berikan informasi zona yang rawan tsunami misalnya di Cilegon, Banten itu juga tempat wisata di Selat Sunda dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter," kata Dwikorita dalam rapat kerja Komisi V DPR dengan Pemerintah, Rabu (1/12/2021).

Dwikorita nggak mengungkapkan lebih lanjut apakah potensi tsunami juga dapat terjadi di daerah lainnya saat Natal dan Tahun Baru. Lebih lanjut, dia membeberkan potensi bencana lainnya yang dikhawatirkan terjadi yaitu badai tropis.

Ini diungkapkan setelah melihat adanya tren pembentukan badai tropis yang semakin meningkat.

"Jadi hampir setiap Minggu dan bahkan saat ini, kemarin baru selesai badai tropis sebelumnya," kata dia.

Dwikorita menyebut daerah yang sudah mengalami badai tropis pada beberapa waktu belakangan, salah satunya Bengkulu. Dijelaskannya, sempat terjadi badai tropis Nyatoh di sebelah barat daya Bengkulu.

IIlustrasi badai tropis Nyatoh. (Pixabay/DerTobiSturmjagd via Pikiran Rakyat)

"Dan ini pengaruhnya adalah gelombang tinggi, angin kencang, hujan lebat," ujar dia.

Dia juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa badai tropis bisa merembet ke daerah sekitar Bengkulu. Sejumlah daerah yang berpotensi mengalami badai tropis antara lain Aceh, Sulawesi, Gorontalo, Maluku hingga Papua.

"Terutama karena adanya bibit siklon atau bibit badai tropis yang lain," ucapnya.

Baca Juga:
Siklon Tropis Paddy, Waspada Cuaca Ekstrem dan Bencana di Wilayah Ini
Baca Juga:
Akhir Tahun Fenomena La Nina di Indonesia, Seberapa Seram?
Baca Juga:
Warga Blora dan Purwodadi Harus Waspada Kemungkinan Hujan Es dan Puting Beliung

Bukan cuma badai tropis Nyatoh, Indonesia juga berpotensi mengalami dua badai tropis lainnya yang saat ini lagi “antre” untuk menerjang bagian Utara Indonesia. Duh!

"Jadi poinnya, diprediksi di bulan-bulan Desember, Januari bahkan mungkin sampai Maret itu akan terjadi peningkatan pembentukan badai-badai tropis yang dikhawatirkan juga akan berpengaruh terhadap keselamatan transportasi dan masyarakat terutama pada saat Natal dan Tahun Baru," kata dia.

Hm, tampaknya kamu harus bersabar untuk mendapatkan liburan yang menyenangkan ya. Ingat ya, jangan nekat ke daerah-daerah rawan bencana yang disebutkan di atas. Setuju, Millens? (Kom/IB21/E07)

Tags :

#BMKG #bencana alam #Cuaca Buruk #Badai Tropis Nyatoh #Tsunami Cilegon

ARTIKEL TERKAIT