BerandaTradisinesia
Kamis, 2 Apr 2025 17:01

Tradisi Lebaran Seru di Batang, Lomba Dayung Tradisional

Lomba Dayung yang digelar selama libur Lebaran di Batang. (Batangkab)

Pada H+1 Lebaran, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, digelar Lomba Dayung Tradisional. Seperti apa ya keseruan dari lomba ini?

Inibaru.id – Mengingat Idulfitri adalah hari di mana keluarga bisa saling berkumpul setelah sekian lama terpisah, banyak orang yang cenderung memilih aktivitas bersama dengan keluarga saja. Tapi, bagi warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ada hal yang lebih seru untuk dilakukan, yaitu melihat lomba dayung tradisional.

Lokasi lomba dayung tradisional ini adalah di Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang Kota. Layaknya sejak kali pertama digelar pada 1977 lalu, lombanya digelar pada H+1 Lebaran alias pada 2 Sawal, Millens.

Sempat beberapa tahun absen gara-gara pandemi Covid-19, sejak 2022, tradisi ini digelar kembali dengan jumlah peserta yang terus bertambah. Per 2024 lalu saja, jumlah pesertanya sampai 459 tim! Lomba berlangsung seru karena setiap dua tim harus saling adu cepat hanya dengan menggunakan tenaga dan kekompakan dalam mendayung hingga garis finish.

Konon, lomba dayung tradisional ini tercipta sebagai cara para nelayan di Kabupaten Batang merayakan Idulfitri. Nah, karena keseruan jalannya lomba, lambat laun lomba ini semakin populer dan terus menyedot atensi penonton atau pun peserta baru.

Lomba Dayung Tradisional di Batang diikuti banyak nelayan. (Tribratanews.jateng)

“Awalnya para nelayan mengadakan lomba ini sebagai ajang saling bersilturahmi. Soalnya kan kalau di hari-hari biasanya, mereka hanya bertemu dengan kelompoknya saja saat mencari ikan,” ungkap salah seorang pengurus lomba dayung tradisional Nur Untung Slamet sebagaimana dinukil dari Berita Batangkab, (3/5/2022).

Setelah puluhan tahun lomba digelar tanpa diorganisir, pada akhirnya pemerintah Kabupaten Batang akhirnya ikut ambil bagian melestarikan tradisi in dan membuat lombanya jadi lebih baik. Bahkan, per 2024 lalu, selain trofi, jumlah total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp60 juta.

“Lombanya nggak lagi hanya satu, dua hari. Kini, lombanya bisa digelar sampai 5 hari. Lombanya benar-benar sudah jadi tradisi Lebaran yang nggak bisa dipisahkan dari masyarakat Kabupaten Batang” lanjut Nur Untung Slamet.

Artinya, kalau kamu pengin melihat keseruan lomba dayung tradisional di Batang ini, masih ada waktunya kok, Millens. Yuk datang ke sana agar libur Lebaranmu jadi lebih mengesankan! Pastikan bawa payung atau topi agar nggak kepanasan atau kehujanan, ya! (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: