BerandaHits
Senin, 28 Des 2025 11:01

Kini, Kamu Bisa Cek CCTV Dulu Sebelum Wisata ke Wonosobo

Tampilan CCTV di Simpang Kertek, Wonosobo. (Kabar Wonosobo)

Biar nggak terjebak macet saat pengin berkunjung ke Wonosobo, kamu bisa mengecek CCTV yang disediakan di sejumlah titik di kabupaten tersebut, Gez. Berikut cara untuk mengeceknya.

Inibaru.id - Viralnya video cctv yang menunjukkan kecelakaan truk bermuatan keramik di Simpang Kertek, Wonosobo, pada Sabtu (27/12/2025) bikin Lestari menyadari sejumlah hal. Yang pertama, dia semakin khawatir jika harus berkendara melewati jalan utama dari Temanggung menuju Kertek. Yang kedua, ternyata kita bisa mengecek CCTV di jalanan Wonosobo secara real time.

"Kalau lagi musim liburan kan terkadang pengin main ke wilayah Kledung di antara Sindoro - Sumbing itu, atau ke Wonosobo buat kulineran Mi Ongklok Longkrang. Tapi ya itu, kalau berkendara dari Kledung ke Kertek kan jalannya turun terus berkilo-kilo. Khawatir aja kalau ada kendaraan besar yang remnya blong kayak kemarin," ucap Lestari pada Minggu (28/12).

Meski nggak sering berkendara ke arah Wonosobo, dia tahu kalau terkadang di Simpang Kertek, terkadang terjadi kemacetan saat musim liburan atau musim mudik. Di pusat kota Wonosobo juga, banyak wisatawan yang datang ke sana dan bikin macet sejumlah area, termasuk area wisata kuliner.

"Tapi ternyata di Wonosobo sudah tersedia CCTV di sejumlah titik. Jadi, kita bisa memantaunya secara real time untuk memastikan mau lewat mana atau mau ke mana. Kalau soal berkendara dari Kledung ke Kertek, mungkin kita harus lebih waspada," lanjutnya.

Kesadaran Lestari itu memang relevan dengan kondisi Wonosobo belakangan ini. Kabupaten di kaki Dataran Tinggi Dieng tersebut semakin ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat libur panjang, akhir pekan, hingga momen Natal dan Tahun Baru. Arus kendaraan dari berbagai arah pun meningkat, mulai dari jalur Temanggung, Banjarnegara, hingga Magelang.

Mi Ongklok Longkrang selalu dipadati wisatawan. Area jalan di sekitarnya juga kerap macet karena dijadikan tempat parkir pengunjung. (Tripzilla)

Kabar baiknya, Pemerintah Kabupaten Wonosobo kini menyediakan layanan CCTV publik yang bisa diakses siapa saja. Lewat laman resmi cctv.wonosobokab.go.id, masyarakat dan wisatawan dapat memantau kondisi lalu lintas, cuaca, hingga tingkat keramaian di sejumlah titik strategis secara langsung dan real time.

Fitur ini terasa sangat membantu, terutama bagi mereka yang belum terlalu familiar dengan medan jalan Wonosobo yang dikenal berkelok, naik-turun, dan sering diselimuti kabut. Dengan melihat CCTV lebih dulu, kamu bisa memperkirakan apakah suatu jalur sedang padat, aman dilalui, atau sebaiknya dihindari sementara waktu.

Titik CCTV yang tersedia pun cukup menyebar. Mulai dari kawasan wisata seperti KM 0 Dieng, simpang-simpang utama di pusat kota, hingga area rawan kepadatan seperti Simpang Kertek dan Tol Garung. Bahkan area pelayanan publik, alun-alun, dan pos pengamanan musim liburan juga ikut terpantau.

Buat wisatawan yang ingin ke Dieng Plateau, Telaga Menjer, atau sekadar nongkrong dan berburu kuliner di pusat kota Wonosobo, layanan ini bisa jadi “senjata” sederhana tapi berguna. Tinggal buka situsnya, cek kondisi lapangan, lalu tentukan waktu dan rute perjalanan yang paling nyaman.

Di tengah meningkatnya jumlah wisatawan, keberadaan CCTV publik ini menunjukkan upaya Pemkab Wonosobo untuk beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Bukan cuma soal keamanan, tapi juga soal transparansi informasi dan kenyamanan bersama.

Jadi, sebelum gas motor atau injak pedal mobil ke Wonosobo, nggak ada salahnya intip layar CCTV dulu, Gez. Siapa tahu, perjalanan liburan jadi lebih tenang dan bebas drama di jalan. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Pemerintah Siapkan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara di Indonesia Bakal Jadi 296

4 Jul 2026

Belajar Langsung dari Mbah Atemo, Belasan Anak Muda Lestarikan Mainan Tradisional Berbahan Kertas Bekas

6 Jul 2026

Mengenal Bunga Edelweiss Jawa, Si "Bunga Abadi" yang Justru Terancam Punah

6 Jul 2026

Dikira Bahasa Gaul, "Anjir" Justru Kosakata Lama Nelayan Pantura

7 Jul 2026

Penelitian Terbaru Ungkap Fakta Baru Manusia Hobbit Flores

8 Jul 2026

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: