BerandaHits
Rabu, 16 Jul 2019 11:47

Memilih Portal Berita Berlabel Islam ala Kalis Mardiasih

Kalis Mardiasih saat membagikan tipsnya untuk memilih portal berita berlabel 'islami' dengan benar. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nggak semua laman berita bertajuk "islami" yang marak di internet menjadikan seseorang bijak beragama. Kadang, portal berita tersebut justru mendorong pembacanya eksklusifkan diri dalam beragama. Gimana cara memilih situs yang baik dan menghadapi justifikasi muslimah konservatif ala Kalis Mardiasih?

Inibaru.id - Kalis Mardiasih, perempuan penulis yang populer di kalangan anak muda membagikan tipsnya dalam mengakses internet bagi muslimah. Kalis nampak khawatir terhadap maraknya laman berlabel "islam", sementara banyak pembaca yang masih kurang bijak.

Menurutnya, berbagai situs ini punya ciri khas dan kepentingan masing-masing dalam menggiring opini massa.

“Banyak orang yang nggak paham bahwa portal media islami itu nggak semuanya bisa dijadikan rujukan,” tutur Kalis, membuka percakapan, menanggapi banyaknya muslimah di Indonesia yang cenderung mencari rujukan dalam beragama dengan berselancar di internet.

Sama dengan data yang Kalis sajikan, peserta yang hadir mengakui bahwa sebuah situs Islami populer selalu muncul di pencarian paling atas. Namun yang nggak disadari oleh pengguna internet bahwa dalil dan hukum yang disajikan dalam laman tersebut nggak semuanya sesuai dengan realitas kehidupan saat ini.

Dalam pemaparannya, Kalis menekanan pentingnya memilih laman islami yang moderat. Dia mencontohkan, nggak sedikit muslimah yang memilih keluar dari pekerjaannya pascamenikah lantaran membaca salah satu laman yang membahas tentang hukum Islam.

Nah, kecanduan masyarakat Indonesia terhadap laman islami semacam itulah, lanjut Kalis, yang memantik fanatisme agama berlebih.

“Bahkan, banyak orang tua yang memaksa anak menjadi islami dengan cara yang anorganik,” terang Kalis, yang juga mengatakan bahwa orang tua semacam itu biasanya adalah pelanggan laman pengasuhan islam.

Selain harus pintar memilih website Islami, muslimah di Indonesia juga harus dihadapkan untuk menerima justifikasi dari muslimah lain yang berpaham konservatif. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Mengafirkan Orang

Selain mengubah pola hidup, ekstrimisme beragama, menurut Kalis, juga mendorong pelaku untuk dengan mudah mengafirkan orang lain. Inilah yang disayangkannya.

Hm, kalau kamu dianggap nggak salihah karena nggak sesuai dengan yang diterangkan dalam situs "islami" itu. Kalis punya solusinya, nih.

"Jawab saja dengan guyon. Kalau semua yang kita lakukan dianggap bid’ah, senyumin, nggak perlu dijawabi serius-serius,” kelakar penulis Muslimah yang Diperdebatkan ini.

Yap, kemungkinan itu memang ada. Jika memang pada akhirnya kamu mendapat tantangan hujatan dari muslimah konservatif yang terkontaminasi laman "nggak sehat" itu, Kalis menyarankan untuk melawannya dengan menyajikan realita hidup.

"Ya, kalau mereka menyajikan dalil, lawan dengan life realities atau kenyataan hidup saat ini,” pungkasnya.

Pada akhirnya, orang memang bakal membaca atau memilih apa yang dia sukai. Yang moderat akan memilih laman islam yang cukup moderat, sementara yang konservatif tentu akan lebih nyaman dengan laman tentang Islam yang konservatif. Nggak perlu menghakimi dan hadapi dengan santai ya, Millens! (Zulfa Anisah/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: