BerandaHits
Minggu, 25 Nov 2017 08:04

Tragedi di Sinai Utara: Serangan Bom Keji pada Tengah Hari

Korban tewas dalam serangan teror di masjid Mesir (AFP)Korban tewas dalam serangan teror di masjid Mesir (AFP)

Keji! Tanpa peringatan, mereka yang baru menunaikan Salat Jumat dibom, kemudian warga yang keluar dengan panik ditembaki. Ambulans yang datang untuk korban pun diserang.

Inibaru.id – Mesir berduka. Stasiun televisi pemerintah Mesir mengabarkan, sekelompok milisi menyerang sebuah masjid di dekat al-Arish, Sinai Utara, Mesir, pada Jumat (24/11/2017) waktu setempat. Mereka meledakkan bom dan menembaki jamaah yang Salat Jumat di masjid itu.

Dilansir dari BBC, Jumat (24/11), serangan menewaskan setidak-tidaknya 235 orang, sedangkan 120 orang lainnya mengalami luka-luka. Dubes RI untuk Mesir Helmy Fauzi mengatakan, tak ada WNI yang menjadi korban.

"Berdasarkan pemantauan KBRI Kairo dan pelacakan melalui sumber keamanan Mesir, sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang menjadi korban serangan," kata Helmy, sekaligus menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam bagi korban dalam insiden ini.

Sebagian besar korban adalah jamaah yang baru saja selesai melaksanakan Salat Jumat, juga para perempuan, anak, dan beberapa peserta wajib militer. Pemerintah Mesir pun telah menetapkan masa berkabung selama tiga hari.

Baca juga:
Bunga Rafflesia di Bengkulu Sengaja Dirusak
Menjaring Ribuan Doktor lewat Pameran Pendidikan Islam

Kepada media Mesir, sejumlah saksi mata mengatakan, serangan terjadi di kota Bir al-Abed, tak jauh dari al-Arish. Sekelompok orang bersenjata menyerbu masuk ke dalam Masjid Al Rawdah dan meledakkan bom. Mereka juga menembaki ambulans yang datang untuk korban.

Sementara, warga setempat mengatakan, kelompok penyerang sepertinya menjadikan pemeluk Sufi sebagai sasaran. Namun, hingga saat ini belum ada yang mengonfirmasi siapa dalang di balik serangan keji tersebut.

Televisi swasta Mesir, Extra News, menyatakan, Presiden Abdul Fattah al-Sisi akan bertemu dengan para pejabat keamanan untuk membicarakan insiden ini.

Kelompok Militan

Dilansir dari Antaranews, Sabtu (25/11), sejak 2013 pasukan keamanan Mesir telah berjuang menangani afiliasi ISIS di Sinai Utara yang telah membunuh ratusan polisi dan tentara.

Menyerang masjid sepertinya telah menjadi perubahan taktik para milisi Sinai, yang sebelumnya menyerang tentara, polisi, serta gereja-gereja Kristen Koptik setempat.

Beberapa sumber lokal sebagaimana diberitakan Arabiya mengungkapkan, kelompok ekstrimis ISIS menarget jamaah beraliran Sufi yang menghormati para wali dan tempat-tempat suci, yang dianggap seperti penyembahan berhala.

Para teroris itu juga menyerang suku setempat beserta milisi mereka karena bekerja sama dengan tentara dan polisi sehingga teroris kanan itu menganggap mereka sebagai pengkhianat.

Cabang Sinai adalah salah satu cabang ISIS yang masih ada, setelah runtuhnya kekhalifahan yang diumumkan sendiri di Suriah dan Irak.

Baca juga:
Menjajal Sepeda yang Berjalan di Permukaan Air
Jeruk Bisa Berbuah Sepanjang Musim

Seluruh dunia mengecam kejadian ini, termasuk Indonesia. Kecaman dilontarkan para pemimpin negara-negara di penjuru dunia.

Presiden AS Donald Trump melalui akun Twitter-nya pada Jumat (25/11) mengatakan, serangan teroris itu mengerikan dan pengecut. "Dunia tidak dapat menoleransi terorisme, kita harus mengalahkan mereka secara militer dan mendiskreditkan ideologi ekstremis yang menjadi dasar keberadaan mereka," ungkap dia.

Sementara, Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian yang juga mengecam kejadian ini menegaskan, Paris berada di pihak Mesir dengan sekutu-sekutunya. (GIL/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: