BerandaHits
Jumat, 11 Sep 2025 11:01

Jasa Penyewaan Orang Seram Tersedia di Jepang, Untuk Apa?

Ilustrasi: Di Jepang ada jasa penyewaan orang seram. (Godarm)

Meski bisa disewa, orang-orang seram ini nggak akan mau melakukan tindakan kriminal dan ilegal. Lantas, buat apa mereka disewa?

Inibaru.id – Jepang lagi-lagi bikin geleng kepala dengan ide nyentriknya. Kali ini, bukan soal robot, teknologi terkini, atau tren fesyen unik, melainkan jasa penyewaan "orang seram" untuk membantu mengatasi berbagai masalah sosial.

Sebelumnya, jasa sewa pacar sudah ada di sana, jasa sewa nenek juga ada. Lantas buat apa sih orang seram juga sampai disewakan di sana?

Layanan ini viral setelah seorang warganet dengan akun @yukitichqn membagikan tangkapan layar dari situs penyedia jasa tersebut pada akhir Agustus 2025. Postingan itu langsung ramai diperbincangkan serta mendapatkan lebih dari 300 ribu likes dan puluhan ribu repost.

Konsepnya cukup sederhana tapi bikin penasaran. Perusahaan asal Tokyo ini menyediakan pria berpenampilan garang yang biasanya bertato dan bertampang sangar untuk disewa sebagai "pendamping" dalam situasi sosial yang sulit. Tenang, meski tampilannya mengintimidasi, perusahaan ini menegaskan bahwa mereka tidak akan mengizinkan stafnya melakukan tindakan ilegal dan bukan bagian dari organisasi kriminal.

Beberapa contoh kasus yang pernah ditangani cukup menarik. Ada yang meminta bantuan untuk menegur tetangga yang berisik, ada juga yang ingin menghadapi rekan kerja yang suka membully. Bahkan, ada seorang istri yang menyewa mereka untuk menemani saat menghadapi selingkuhan suaminya. Hasilnya? Selingkuhannya langsung mengaku salah saat itu juga!

Sejumlah orang seram yang bisa disewa di Jepang. (SCMP/Handout)

Menariknya, perusahaan ini mengklaim sebagian besar masalah bisa selesai hanya dalam waktu kurang dari 30 menit. Tarif yang dipatok pun cukup “menggigit”, yakni sekitar 20 ribu yen (sekitar Rp2 juta) per setengah jam, atau 50 ribu yen (sekitar Rp3,4 juta) untuk durasi tiga jam. Biaya transportasi ditanggung klien, terutama jika lokasinya di luar wilayah Tokyo.

Warganet Jepang punya beragam pendapat tentang jasa ini. Ada yang menganggapnya solusi kreatif untuk menghadapi tekanan sosial karea terkadang manusia memang lebih takut pada tampang sangar daripada argumen logis.

Tapi, gara-gara adanya jasa ini, sejumlah warganet mengutarakan sebuah pertanyaan unik, yaitu bagaimana jika kedua belah pihak sama-sama menyewa orang seram? Siapa yang bakal menang di antara keduanya, ya?

Sayangnya, gara-gara popularitas usaha ini meroket, penyedia layannya justru menghentikan layanannya per 31 Agustus lalu. Nggak dijelaskan alasannya, tapi banyak yang menduga karena izin operasional yang belum lengkap.

Meski begitu, fenomena ini menunjukkan satu hal menarik, yaitu Jepang punya cara yang sangat kreatif, meski sedikit ekstrem untuk mengatasi konflik. Lebih dari itu, siapa sangka, dengan memiliki tampilan sangar dan menakutkan, malah bisa jadi profesi yang menguntungkan di sana.

Kalau kamu tinggal di Jepang, kira-kira bakal tertarik nyewa jasa ini nggak nih, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: