BerandaHits
Kamis, 26 Feb 2020 08:00

Jangan Dibuang, Sisa Sayuran Ini Bisa Ditanam Kembali

Menamam ketumbar bisa dilakukan dalam media tanah lembap. (Shutterstock)

Sisa sayuran-sayuran tertentu terkadang terbuang percuma setelah selesai memasak. Padahal jenis sayuran tertentu bisa kamu tanam kembali, jadi nggak perlu susah-susah membelinya deh. Sayuran apa saja?

Inibaru.id – Ketika memasak, sisa sayuran tertentu kerap diabaikan dan langsung masuk ke tempat sampah. Hal tersebut bisa membuat sampah dapur menggunung dan sering kali menimbulkan bau tak sedap.

Tapi siapa sangka, sisa sayuran tertentu ternyata bisa ditanam kembali lo. Apa saja?

Daun Bawang

Daun bawang yang sudah berakar bisa kamu tanam dengan mudah. (Okezone)

Jangan buru-buru membuang bangian pangkal daun bawang. Kamu bisa menanam bagian pangkal yang telah kering dan terdapat akar tersebut pada tanah atau media tanam. Siram dengan sprayer secara rutin hingga tumbuh.

Daun Kemangi

Kemangi yang berbau sedap. (Okezone)<br>

Sayur yang kerap disantap bersama sambal ini memang menjadi lalapan andalan masyarakat Indonesia. Kemangi ini bisa kamu tanam sendiri lo. Caranya dengan memasukkan tangkai kemangi pada air tiga per empat wadah. Selama beberapa hari, akarnya akan tumbuh dan bisa kamu pindah media ke tanam.

Daun Ketumbar

Menanam ketumbar nggak sulit. (Net/Ist)<br>

Jangan buru-buru buang ketumbar yang berceceran. Cukup taburkan biji ketumbar ke media tanam yang sudah lembap dan taruh pada tempat yang teduh. Tanaman ketumbar akan tumbuh dan cuma butuh beberapa bulan saja untuk dipanen.

Sawi

Sawi bisa ditanam di tempat sejuk. (Hellosehat)

Menaman sawi nggak serumit yang dibayangkan, bahkan kamu nggak memerlukan tanah untuk mengembangkannya. Caranya sisakan 1/3 pangkal sawi, rendam pangkalnya dalam air, lalu angin-anginkan pada tempat yang sejuk. Setiap hari tunas sawi ini akan tumbuh. Jangan tempatkan sawi langsung di bawah matahari ya!

Serai

Serai yang memarkan sangat cocok sebagai tambahan memasak menu khas tertentu. (iStock)

Serai memang bahan penyedap yang sering digunakan untuk masakan khas Indonesia. Rempah satu ini bisa kamu tanam dengan cara merendam pangkal batangnya ke dalam ½ bagian air. Seperti halnya menanam kemangi, setelah tumbuh akar bisa kamu pindah ke tanah.

Mulai besok jangan buru-buru membuang sisa sayuranmu ya, Millens? (MG26/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: