BerandaHits
Kamis, 30 Sep 2020 12:52

Isu PKI yang Diulang Tiap Tahun Itu Muspra, Kenapa?

Ilustrasi: Massa Front Pembela Islam (FPI) dan Front Pancasila membakar kain bersimbol partai komunis di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya. (Tirto/Antara Foto/Didik Suhartono)

Isu PKI sering diulang oleh beberapa pihak tiap akhir September. Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional menyebut hal ini muspra atau sia-sia karena kerap digunakan sebagai kepentingan politik belaka.

Inibaru.id – Peristiwa G30S sudah lama berlalu. Namun, hingga kini kejadian yang konon didalangi Partai Komunis Indonesia (PKI) itu terus diingat dan diperdebatkan. Bahkan, sekadar diputar atau tidaknya Pengkhianatan G30S PKI (1984) saja masih disoal. Merasa capai dengan isu ini? Ha-ha.

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengatakan, polemik komunisme yang tiap tahun jadi perdebatan di Indonesia sejatinya cuma menguras energi.

Gubernur Lemhanas Agus Widjojo. (Kompas.com)

Perdebatan ini, lanjutnya, mengorbankan tenaga serta pikiran generasi muda. Hal tersebut sengaja dimunculkan sejumlah kalangan dan didomplengi kepentingan politik tertentu.

"Kemunculan yang berulang ini," kata Agus, "sulit dimungkiri sengaja dimunculkan untuk kepentingan politik.”

Agus menyadari bahwa sejarah PKI dan komunisme nggak dapat dihilangkan dengan mudah dari pikiran masyarakat Indonesia, sebab berhubungan dengan pikiran orang banyak yang sulit ditebak.

DN Aidit (kiri) dan Lukman Njoto (kanan) dalam satu kesempatan di Istana sekitar 1957-an. Keduanya merupakan sosok penting di tubuh Partai Komunis Indonesia. (Twitter/Potretlawas)

Karenanya, berbagai pengalaman perseorangan tentang PKI dituangkan dalam memoar buku, tulisan, bahkan pertemuan dengan teman senasib pada zaman dahulu.

Namun ada pula yang menganggap dirinya anti-PKI dan merasa hal tersebut sebagai sebuah kebangkitan dari komunisme. Namun, Agus menjelaskan bahwa konstitusi negara sudah sangat jelas mengatur tentang larangan PKI.

Aturan tersebut tertuang dalam MPRS Nomor 25 Tahun 1996 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia dan UU Nomor 27 Tahun 1999 tentang Kejahatan Terhadap Keamanan Negara. Keduanya dinilai cukup kuat untuk mencegah tumbuhnya paham serupa di masyarakat.

Ilustrasi buku komunisme. (Inilah.com)

Oleh karenanya, Agus menilai bahwa perdebatan tentang PKI di masa kini merupakan hal yang sia-sia dan hanya membuat bangsa ini jalan di tempat.

“Polemik yang menguras waktu, tenaga, dan pikiran, dari aset bangsa yang sebenarnya diperlukan untuk meningkatkan efektivitas usaha pembangunan nasional. Terasa sekali apabila sebuah postingan di sebuah media sosial ada provokatif direspons secara defensif oleh pihak yang berlawanan, maka proses balas-membalas ini tidak ada habisnya,” tandasnya.

Terkait isu PKI yang kerap muncul pada September ini, apa pendapat pribadimu, Millens?(Pik/IB27/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: