BerandaHits
Rabu, 5 Agu 2025 09:01

Indonesia Peringkat 119 dari 197 di Indeks Negara Anti Stres Dunia

Banyak warga Indonesia yang mengalami stres setiap hari. (Merahputih/Didik)

Dengan poin hanya 51,64, peringkat Indonesia jauh banget dari peringkat pertama negara anti stres, dunia, yaitu Monako dengan poin 96,93.

Inibaru.id - Baru saja pulang dari Korea Selatan untuk keperluan studi selama 4 tahun, rekan saya, Intan, terlihat jauh lebih glowing dari sebelumnya. Selain kulitnya terlihat jauh lebih sehat dan cerah, badannya juga terlihat jauh lebih sehat dari kali terakhir saya melihatnya di Tanah Air.

Dia nggak begitu menyadari perubahan tersebut, tapi mengakui jika badannya terasa lebih enteng dan bugar. Kalau menurut dugaannya, hal ini disebabkan oleh kombinasi makanan yang lebih sehat, udara yang lebih bersih, dan kecenderungannya yang lebih sering memakai transportasi umum yang bikin dia jadi lebih sering bergerak.

"Di sana saya jadi lebih sering makan sayur, sup, atau makanan yang dipanggang. Kalau naik transportasi umum, mau nggak mau jadi lebih sering jalan kaki, kan? Serasa jadi lebih rajin berolahraga," ucapnya saat saya temui pada Sabtu (2/8/2025).

Intan juga mengaku jika dirinya nggak mudah stres saat tinggal di Negeri Ginseng. Kuliahnya memang bikin pusing. Tapi karena tinggal di Busan yang dikenal punya banyak pantai indah, dia bisa dengan mudah menghilangkan stresnya.

"Busan nggak se-crowded Seoul. Kalau penat aku juga tinggal naik subway dan jalan sebentar udah nemu pantai indah dan menikmati pemandangan. Bisa dikatakan hidup di sana sangat fun dan nggak mudah stres. Tapi ya mungkin karena aku nggak mikir biaya hidup dan kuliah juga ya," lanjutnya.

Yap, bisa jadi stres berpengaruh besar pada perubahan kondisi tubuhnya yang terlihat lebih sehat dan penampilannya yang jadi lebih glowing. Apalagi, hal ini diamini oleh seorang pejabat tinggi di Tanah Air, yaitu Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Budi Setyono beberapa saat lalu.

Indeks tingkat stres dunia. Indonesia ada di peringkat 119. (Perupadata)

"Mengapa orang-orang di Eropa atau di negara maju terlihat lebih charming, glowing? Ya karena mereka nggak khawatir dengan disrupsi kehidupan. Di kita, pengaruhnya adalah hormon stres atau kortisol yang otomatis keluar saat tubuh menghadapi ancaman, kelaparan, dan ketidakpastian," ucapnya sebagaimana dinukil dari CNNIndonesia pada Sabtu (26/7/2025).

Tunggu dulu, memangnya orang Indonesia tingkat stresnya tinggi? Kalau menurut data yang diungkap situs Ceoworld.biz pada 13 Januari 2025 sih iya, Gez! Pasalnya, dalam urutan data negara yang paling serius dalam mencegah warganya terkena stres, Indonesia hanya ada di peringkat 119 dari 197 negara. Artinya, kalau total negara dalam data itu dibagi dua, kita masuk bagian yang warganya lebih mudah stres alih-alih mampu mencegah atau mengatasi stres dengan mudah.

Negara tempat Intan tinggal selama kuliah, yaitu Korea Selatan, ada di peringkat 33 dengan poin 89,73. Kontras banget kan dengan poin Indonesia yang hanya 51,64. Padahal, layaknya Jepang (peringkat ke-39 dengan poin 87,62), Korea juga dikenal dengan budaya kerja yang cukup tinggi, lo.

Yang bikin ironis, peringkat pertama negara anti stres di dunia adalah yang punya warna bendera persis dengan kita, yaitu Monaco. Poinnya? 96,93! Hm, sepertinya tinggal di sana bakal tenang banget, ya?

Kalau dibandingkan dengan sesama negara Asia Tenggara bagaimana? Dari data itu sih, Singapura ada di peringkat ke-9 dengan poin 95,2, lalu Brunei di peringkat ke-35 (poin 89,65), Malaysia di peringkat ke-72 (poin 79,6), dan Thailand ada di peringkat 98 (poin 70,6). Warga negara-negara ASEAN yang nggak disebut jauh lebih stres dari kita karena peringkatnya lebih rendah, Gez!

Lantas, gimana ya biar kita jadi nggak mudah stres, lebih glowing, dan lebih sehat? Bare minimum-nya sih punya pekerjaan jelas dengan gaji yang oke biar bisa makan sehat, nggak mudah stres, dan punya waktu luang untuk menghilangkan stres dan olah raga, jadi nggak mikirin soal beban keuangan melulu. Lebih dari itu, jalanan yang lancar, transportasi umum yang baik, hingga udara yang bersih juga berpengaruh besar.

Kalau soal itu, mungkin nggak sih kita dapatkan dengan mudah di Indonesia, Gez? Berikan pendapatmu, yuk? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Wayang Klithik, Wayang Kayu Pipih yang Lahir dari Tradisi Jawa dan Bunyi "Klithik"

27 Agu 2026

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

28 Agu 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan “Layers of Living”, Pameran Dua Seniman dengan Perspektif Berbeda

28 Agu 2026

Berburu Barang Antik di Solo? Ini 3 Tempat Favorit yang Wajib Dikunjungi Kolektor

29 Agu 2026

Komdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet Pelanggan

31 Agu 2026

Manuskrip Al-Qur’an Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

1 Sep 2026

Transaksi Indonesia-Singapura Bisa Pakai Rupiah dan Dolar Singapura Tanpa US$

2 Sep 2026

Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026

3 Sep 2026

Saat Serayu Jadi Pengantin dalam Prosesi Manten Gethek

4 Sep 2026

Kali Odo Semarang, Sungai yang Justru Deras saat Kemarau

7 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: