BerandaHits
Rabu, 14 Mar 2023 12:30

Indonesia Digandeng Menjadi Negara Mitra dalam Tahun Kebudayaan Qatar

Indonesia adalah negara pertama dari Asia Tenggara yang dipilih Qatar menjadi partner country.(Kemdikbud)

Memiliki sejarah kebudayaan yang panjang dan beragam menjadikan Indonesia digandeng sebagai negara mitra dalam Tahun Kebudayaan Qatar. Setiap tahun, Pemerintah Qatar menyelenggarakan festival kebudayaan terbesar dan terlama bertajuk Year of Culture (YOC) atau Tahun Kebudayaan.

Inibaru.id - Tahun ini Pemerintah Qatar melalui Museum Qatar bersama dengan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Doha, menyelenggarakan program Qatar-Indonesia 2023 Year of Culture (YOC)

Setiap tahun pemerintah Qatar menyelenggarakan festival kebudayaan terbesar dan terlama (berlangsung selama setahun) bertajuk Year of Culture atau Tahun Kebudayaan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak 2012 dengan menggandeng negara mitra.

Hanya negara dengan reputasi menonjol di bidang kebudayaan yang mendapat kesempatan sebagai negara mitra. Jepang, India,Turki, Prancis adalah di antara negara yang pernah menjadi partner country YOC. Indonesia adalah negara pertama dari Asia Tenggara yang dipilih Qatar menjadi partner country.

Program itu berisi serangkaian pertunjukan, pameran, residensi, dan kegiatan-kegiatan kebudayaan lainnya. Dalam penyelenggaraan tahun 2023, Qatar dan Indonesia berkolaborasi dalam Year of Culture dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus saling mendukung dalam pemajuan kebudayaan dan sektor kreatif yang terus berkembang di kedua negara.

Qatar-Indonesia Year of Culture telah dimulai dengan partisipasi lima orang pesilat profesional dari Indonesia di acara Qatar National Sports Day di Doha pada tanggal 14-15 Februari 2023. Publik Qatar khususnya para pecinta olahraga sangat antusias untuk menyaksikan langsung dan mengikuti lokakarya (workshop) singkat seni bela diri tradisional Indonesia yang sudah termasuk dalam daftar warisan budaya takbenda di UNESCO ini.

Kemudian, pada 12 Maret 2023 diadakan opening reception di Museum of Islamic Arts sebagai penanda resmi dimulainya Year of Culture selama setahun penuh.

Program itu berisi serangkaian pertunjukan, pameran, residensi, dan kegiatan-kegiatan kebudayaan lainnya. Dalam penyelenggaraan tahun 2023, Qatar dan Indonesia berkolaborasi dalam Year of Culture dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus saling mendukung dalam pemajuan kebudayaan dan sektor kreatif yang terus berkembang di kedua negara.

Kepala Museum Qatar Sheikha Al Mayassa binti Hamad bin Khalifa Al Thani yang hadir pada acara ini menyampaikan bahwa Qatar-Indonesia Year of Culture merupakan kesempatan bagi kedua negara untuk saling mengapresiasi, termasuk peranannya dalam dunia Islam, dan hal-hal lain yang menyatukan kedua negara dalam keragaman.

“Kami siap merayakan tahun yang penuh dengan pertukaran budaya,” ungkap Sheikha.

Senada dengan itu, Duta Besar Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan mengatakan bahwa saat ini, dunia membutuhkan kerja sama multilateral lebih dari sebelumnya. Hal itu dimulai dengan memberdayakan orang-orang yang ada di sekitar untuk berinteraksi, belajar, dan berkolaborasi satu sama lain.

“Indonesia menyambut baik kesempatan untuk merayakan kemitraan kuat kami dengan Qatar melalui Tahun Kebudayaan Qatar-Indonesia 2023,” ungkap Ridwan Hassan, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Senin (13/3/2023).

Kegiatan dalam Qatar-Indonesia Year of Culture 2023

Momentum Ramadan akan menjadi kesempatan untuk menampilkan kekayaan dan keragaman kuliner kedua negara. (Antara)

Pada kesempatan ini, Indonesia menampilkan pertunjukan musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur oleh Ganzer Lana dan Tari Ratoe Jaro yang dipentaskan oleh komunitas diaspora Indonesia di Qatar. Acara berikutnya, adalah peresmian pembukaan Galeri Asia Tenggara di Museum of Islamic Arts yang menyuguhkan koleksi tentang koneksi Timur Tengah dan Asia Tenggara, khususnya Indonesia dalam hal sejarah dan tradisi Islam.

Momentum Ramadan akan menjadi kesempatan untuk menampilkan kekayaan dan keragaman kuliner kedua negara. Koki (chef) dari Indonesia akan berkolaborasi dengan chef dari Qatar untuk menyajikan berbagai menu khusus yang menjadi tradisi masyarakat kedua negara dalam berbuka puasa. Kegiatan ini akan terbuka untuk publik, baik di Doha maupun Jakarta. Sebelumnya, Indonesia juga hadir pada Qatar International Food Festival di Doha yang telah dimulai sejak 11 Maret 2023 dan berakhir pada 21 Maret mendatang.

Selanjutnya, secara khusus Qatar-Indonesia Year of Culture juga akan menampilkan pertunjukan teater musik bertajuk HAYATI (Tree of Life): Searching for The Essence of Love. Berlangsung di Doha, melalui pementasan ini Indonesia ingin memperkenalkan cerita yang mengusung tradisi dan romantisme yang berakar pada kisah Panji.

Tak hanya itu, Indonesia dan Qatar juga akan melakukan program residensi seniman di Doha, Sumba, dan Tasikmalaya. Residensi di Doha akan berfokus pada seni visual, sedangkan residensi di Tasikmalaya akan menjadi ajang bagi kedua negara untuk berkolaborasi di bidang fesyen bordir (embroidery). Hasil karya residensi di Tasikmalaya akan ditampilkan pada Jakarta Fashion Week 2023.

Sementara itu, residensi di Sumba secara khusus akan mengangkat tentang kreativitas pembuatan perhiasan berbahan logam. Hasil karya para peserta akan dipamerkan pada Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD).

Wah, kelihatannya meriah sekali acara Tahun Kebudayaan ini ya, Millens? Semoga berawal dari program ini, kerja sama Indonesia-Qatar bisa makin luas dan saling menguntungkan! (Siti Khatijah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: