BerandaHits
Minggu, 13 Mar 2021 17:05

Hikikomori, Fenomena Manusia yang Bertahun-tahun Mengurung Diri di Kamar dari Jepang

Hikikomori, fenomena mengurung diri di kamar hingga bertahun-tahun di Jepang. (Maika Elan/National Geographic)

Di Jepang ada fenomena orang-orang yang mengurung di kamar dalam waktu yang sangat lama. Nama dari fenomena ini adalah Hikikomori. Kira-kira, apa alasan mereka melakukan ini, ya?<br>

Inibaru.id - Fenomena di Jepang ini mirip seperti cerpen “Manusia Kamar”-nya Seno Gumira Ajidarma. Istilahnya adalah "Hikikomori" yang bermakna seseorang yang mengurung diri di kamar, sendirian, dan nggak keluar dalam waktu yang lama untuk menghindari kehidupan sosial. Apa ya penyebab mereka melakukan hal yang nggak lazim ini?

Pemerintah Jepang mendefinisikan hikikomori sebagai orang yang nggak mau berpartisipasi dalam lingkungan dan nggak ada keinginan untuk melakukan itu. Bahkan pelaku hikikomori juga nggak punya hubungan dekat dengan orang lain, termasuk dengan keluarganya sendiri.

Hikikomori umumnya terjadi pada pria muda yang masih berstatus mahasiswa atau baru saja lulus dari perguruan tinggi. Kondisi mereka sebetulnya nggak surem-surem amat kok, seringkali malah berprestasi. Namun, karena adalah permasalahan khusus, mereka kemudian memilih untuk menarik diri dari orang lain, termasuk keluarga, lalu mengurung diri di kamar saja.

Hidup mengurung diri di kamar dengan berbagai barang. (BBC)<br>

Ada banyak faktor yang menyebabkan fenomena ini. Hanya, kebanyakan pelakuknya mengaku sudah nggak tahan dengan tekanan dari keluarga yang meminta mereka untuk masuk di universitas terbaik atau bekerja di perusahaan besar. Jengah dengan tekanan ini, mereka pun memilih untuk melakukan hikikomori saja.

Hikikomori bisa berlangsung selama sekitar enam bulan. Tapi, ada juga yang melakukannya hingga puluhan tahun. Kementerian Kesehatan dan Ketenagakerjaan Jepang mencatat ada lebih dari satu juta pelaku hikikomori atau sekitar satu persen dari keseluruhan populasi di Jepang.

Pelaku Hikikomori mengaku lelah dengan tekanan dari lingkungan dan nggak ada lagi motivasi hdiup. (Mic.com)<br>

Ngapain Saja di Kamar, ya?

Banyak orang yang berpikir kalau pelaku hikikomori seperti melakukan segala sesuatu di dalam penjara. Padahal, mereka sebenarnya hanya melakukan “me time” saja di kamar. Ada yang hanya mainan internet atau gim seharian. Ada juga yang baca buku, komik, atau novel.

Masalahnya, fenomena ini sering terjadi pada keluarga menengah dan menengah ke atas yang anak lelakinya menolak keluar rumah. Mereka enak-enak saja melakukan hikikomori karena hidupnya masih ditanggung penuh oleh orang tua.

Menurut Pemerintah Jepang, para pelaku hikikomori ini nggak hanya bakal jadi beban keluarga saja, melainkan beban masyarakat. Kalau terus dibiarkan, akan muncul generasi pengangguran yang nggak produktif di Jepang.

Hmm, tampaknya fenomena mengurung diri di kamar alias hikikomori ini nggak perlu ditiru ya, Millens. Keluar rumah dan menikmati berbagai hal baru tetap jauh lebih menarik, kok! (Nat/IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: