BerandaHits
Kamis, 31 Agu 2022 06:53

Harga Telur di Pantura Turun Tipis-Tipis

Ilustrasi: Harga telur ayam ras mulai mengalami penurunan tipis-tipis antara Rp 2.000-Rp 2.500 tiap kilogram. (Medcom/Kautsar Widya)

Setelah naik beberapa waktu lalu, harga telur di sejumlah daerah di Jawa Tengah perlahan turun. Sayangnya, harga cabai malah merangkak naik.

Inibaru.id - Berapa harga telur per kilogram di tempatmu, Millens? Jika telah mengalami penurunan, itu berarti sama dengan yang terjadi di berbagai pasar di pantura Jawa Tengah, seperti Semarang, Kendal, Batang, dan Salatiga.

Menurut pemantauan yang dilakukan oleh Media Indonesia pada Selasa (30/8/2022), harga telur ayam ras mulai mengalami sedikit penurunan sekitar Rp 2.000-2.500 tiap kilogram.

Sebelumnya, harga telur ayam ras mencapai Rp 31.000-32.000 per kilogram. Kini harga tersebut telah menjadi Rp 28.000-29.000 per kilogram. Bahkan, di tingkat pemasok, harga telur Rp 27.000-28.000.

"Telur sudah mulai turun, meskipun tidak terlalu besar, tapi cukup membuat sedikit lega bagi kami pedagang sektor makanan," ujar Ayong (50), pemilik rumah makan di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Semarang.

Hal tersebut juga diungkapkan beberapa pedagang pasar tradisional Kabupaten Semarang seperti Bandarjo, Babadan, dan Projo. Harga telur ayam ras kembali turun setelah melonjak hingga Rp 32.000 per kilogram.

"Kalau harga dari pemasok turun, kami juga ikuti turun," kata Agustin (56), pedagang sembako di Pasar Babadan, Semarang.

Hm, sudah bisa bernafas lega? Tampaknya untuk sebagian orang, turunnya harga telur nggak lantas membuat hati mereka merasa tenang. Pasalnya, turunnya harga telur bebarengan dengan naiknya harga bahan lain, yaitu cabai.

Harga Cabai Merangkak Naik

Beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga sekitar Rp 5.000-10.000 per kilogram. Misalnya, cabai merah keriting dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 50.000 per kilogram; rawit merah dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Batang Subiyanto sebelumnya mengatakan, melonjaknya harga telur ayam ras terjadi karena beberapa hal seperti naiknya pakan ayam dan pergantian musim. Hal itulah yang membuat produksi telur menurun.

Namun, dia meyakini harga cabai bakal kembali turun meski belum stabil sepenuhnya.

"Kita akan lakukan upaya untuk menekan harga telur, salah satunya kelancaran dan kemudahan distribusi hingga dapat menekan biaya transportasi serta menjamin pasokan pakan ternak," imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Jateng Arif Sambodo. Dia mengatakan, kenaikan harga telur ayam ras terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Namun, berbagai langkah telah ditempuh dan secara berangsur akan kembali normal seperti sebelumnya.

Nah, mendengar harga bahan makanan di sekitar kita mengalami kenaikan dan penurunan pastinya sudah nggak kaget lagi, kan?

Menghadapi hal semacam ini kita memang dituntut untuk lihai mengatur pengeluaran uang dan pemanfaatan bahan makanan, nih. Kamu bisa, Millens? (Siti Khatijah/E03)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Harga Telur di Pantura Jateng Mulai Turun Tapi Cabai Naik Lagi.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: