BerandaHits
Selasa, 16 Des 2019 10:38

Gojlok PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Dipanggil Inspektorat DKI Jakarta

Petugas PPSU di Jelambar, DKI Jakarta direndam di saluran air. (Solopos.com)

Demi mengikuti tes perpanjangan kontrak, para petugas PSSU direndam di saluran air kotor. Lurah Jelambar dan petugas seleksi PPSU pun dipanggil Inspektorat DKI untuk terkait dengan kasus ini.

Inibaru.id – Inspektorat Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta memanggil Lurah Jelambar, Agung Tri Atmojo. Pemanggilannya ini terkait dengan kasus petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) yang diminta untuk berendam di saluran air.

Tindakan nggak manusiawi ini disebut-sebut sebagai syarat mendapatkan perpanjangan kontrak. Tak hanya Agung, panitia seleksi dan sejumlah petugas PPSU yang diminta berendam juga dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kompas, Minggu (15/12/19) menulis, sebelumnya video yang menunjukkan para petugas PPSU berendam di saluran air viral di media sosial dan mendapatkan kecaman warganet.

“Semua panita seleksi, lurah, sama petugas PPSU-nya sudah dimintai keterangan,” ucap Inspektur DKI, Michael Rolandi.

Michael menyebut pihak Inspektorat DKI belum mengeluarkan rekomendasi apapun berdasarkan dari hasil pemeriksaan. Selain itu, proses pemeriksaan kasus ini juga belum rampung.

“Rekrutmen ada prosedurnya, cuma kalau merendam PPSU itu kan apakah bagian dari tes lapangan yang harus dilakukan, itu yang lagi kami dalami,” lanjutnya.

Michael juga belum bisa memastikan rekomendasi apa yang akan dilakukan jika lurah dan panitia seleksi ternyata terbukti bersalah. Hanya saja, dia menyebut ada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS yang bisa dijadikan acuan tentang hukuman atau sanksi yang bisa saja diberikan.

“Yang mengenakan sanksi itu atasan langsung PNS-nya. Atasan langsung lurah itu kan camat dan wali kota. Jadi nanti laporan Inspektorat sarannya ke Pak Wali Kota,” jelas Michael.

Dalam video yang viral tersebut, terlihat para petugas PSSU berendam di saluran air yang kotor dan hitam. Para petugas membuat dua barisan sambil memegang pundak satu sama lain. Sementara itu, di atas saluran, terlihat beberapa orag dengan seragam aparatur sipil negara (ASN) berdiri dan mengawasi.

Dalam keterangan video tersebut, disebutkan bahwa tindakan perpeloncoan ini dilakukan sebagai salah satu bagian tes perpanjangan kontrak yang harus dilalui para petugas PPSU.

Kalau menurut Millens, apakah tindakan ini wajar? (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: