BerandaHits
Kamis, 29 Agu 2018 10:14

Gempa Bumi 5,8 SR Guncang Gunungkidul, Yogyakarta

Gempa mengguncang Gunungkidul, Yogyakarta pada Rabu (29/8/2018) pukul 01.36 WIB. (BMKG)

Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa pada Rabu (29/8/2018) dini hari. Gempa itu juga dirasakan di Yogyakarta, Magelang, Banjarnegara, hingga Trenggalek.

Inibaru.id – Warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan pesisir selatan Jawa Tengah dikejutkan dengan gempa bumi tektonik pada Rabu dini hari (29/8/2018) pukul 01.36.36 WIB. Gempa berkekuatan 5,8 SR itu diketahui berpusat di Samudera Hindia, selatan Pulau Jawa.

Dilansir dari akun Facebook resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyebut titik episenter gempa bumi berada di koordinat 8,93 LS dan 110,22 BT, tepatnya di tengah laut dengan jarak 114 km selatan Kota Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Gempa tersebut berpusat di kedalaman sekitar 62 km.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, BMKG menyebut gempa ini berkedalaman dangkal. Aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup di bagian bawah lempeng Eurasia diduga kuat sebagai penyebab terjadinya gempa.

Shakemap BMKG dan laporan masyarakat, termasuk di berbagai media sosial menyebut guncangan gempa dirasakan di daerah Yogyakarta yakni Gunungkidul, Bantul, Kota Yogyakarta; Jawa Tengah yakni Karanganyar, Purworejo, Wonogiri, Magelang, Banjarnegara; hingga Trenggalek, Jawa Timur.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang diakibatkan gempa tersebut. BMKG juga memastikan gempa itu tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 02.00 WIB, BMKG menyebut belum ada aktivitas gempa bumi susulan. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan adanya isu-isu yang menyebut akan ada gempa bumi dengan kekuatan yang lebih besar karena tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Semoga tidak ada kerusakan yang berarti yang ditimbulkan gempa ini ya, Millens. Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya juga lebih baik tenang dan tetap waspada. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: