BerandaHits
Rabu, 28 Jan 2025 17:05

Gapeka 2025 Berlaku, Perjalanan Kereta di Daop 4 Semarang Lebih Cepat 466 Menit

Gapeka 2025 bakal diberlakukan mulai 1 Februari 2025 oleh PT KAI. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Dengan Gapeka 2025, kereta yang beroperasi di Daop 4 Semarang akan mengalami pemangkasan waktu tempuh hingga 466 menit per hari secara keseluruhan.

Inibaru.id - Jika kamu penganut pepatah "waktu adalah uang", program dari KAI ini pasti bisa membuatmu senang. Pasalnya, mulai 1 Februari 2025, perjalanan kereta api akan lebih singkat, nggak terkecuali di Daerah Operasi 4 (Daop 4) Semarang.

Hal ini bisa dilakukan jika PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 untuk menggantikan Gapeka 2023 awal bulan depan.

Gapeka merupakan pedoman pengaturan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk grafik, mencakup informasi tentang stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api, termasuk jadwal keberangkatan, kedatangan, persilangan, serta penyusulan antarkereta.

Manager Humas Daop 4 Semarang KAI Franoto Wibowo mengungkapkan, salah satu manfaat utama Gapeka 2025 adalah efisiensi waktu perjalanan.

“Terdapat percepatan waktu tempuh perjalanan KA di wilayah Daop 4 Semarang sebanyak total 466 menit per hari. Rincian efisiensinya, 88 menit pada KA Argo, 241 menit pada KA Eksekutif Ekonomi, 122 menit pada KA Ekonomi, dan 15 menit pada KA Lokal,” jelasnya.

Rincian efisiensi waktu perjalanan KA berdasarkan kelasnya adalah:

  • KA Argo: lebih cepat 88 menit;
  • KA Eksekutif Ekonomi: lebih cepat 241 menit;
  • KA Ekonomi: lebih cepat 122 menit; dan
  • KA Lokal: lebih cepat 15 menit.

Faktor Perubahan Perjalanan KA

Perjalananmu dengan kereta api bakal berjalan singkat. (Getty Image)

Beberapa faktor yang mendukung percepatan perjalanan kereta api dalam Gapeka 2025 antara lain peningkatan kecepatan KA, perubahan stasiun berhenti, serta optimalisasi lintasan.

Sejumlah lintasan yang mengalami peningkatan kecepatan di antaranya:

  • Lintasan Randublatung-Cepu (Kabupaten Blora) dari 100 km/jam menjadi 105 km/jam; 
  • Lintasan Brumbung-Gundih (Kabupaten Grobogan) dari 80 km/jam menjadi 100 km/jam.

Daftar Kereta dengan Perubahan Waktu Tempuh

Sejumlah kereta di wilayah Daop 4 Semarang mengalami percepatan waktu tempuh, antara lain:

  1. KA Argo Sindoro (Semarang-Jakarta): lebih cepat 5 menit (dari 5 jam 15 menit menjadi 5 jam 10 menit);
  2. KA Argo Muria (Semarang-Jakarta): lebih cepat 4 menit (dari 5 jam 15 menit menjadi 5 jam 11 menit);
  3. KA Argo Merbabu (Semarang-Jakarta): lebih cepat 30 menit (dari 5 jam 50 menit menjadi 5 jam 20 menit);
  4. KA Ciremai (Semarang-Bandung): lebih cepat 13 menit (dari 7 jam 30 menit menjadi 7 jam 17 menit);
  5. KA Tawang Jaya Premium (Semarang-Jakarta): lebih cepat 70 menit (dari 6 jam 47 menit menjadi 5 jam 37 menit);
  6. KA Tawang Jaya (Semarang-Jakarta): lebih cepat 60 menit (dari 6 jam 55 menit menjadi 5 jam 55 menit);
  7. KA Menoreh (Semarang-Jakarta): lebih cepat 54 menit (dari 6 jam 55 menit menjadi 6 jam 1 menit);
  8. KA Kamandaka (Semarang-Cilacap): lebih cepat 49 menit (dari 6 jam 30 menit menjadi 5 jam 41 menit);
  9. KA Kaligung (Semarang-Brebes): lebih cepat 4 menit (dari 2 jam 31 menit menjadi 2 jam 27 menit);
  10. KA Blora Jaya (Semarang-Cepu): lebih cepat 1 menit (dari 2 jam 30 menit menjadi 2 jam 29 menit);
  11. KA Banyubiru (Semarang-Solo): lebih cepat 5 menit (dari 2 jam 5 menit menjadi 2 jam); dan
  12. KA Kedungsepur (Ngrombo-Semarang): lebih cepat 26 menit (dari 2 jam 8 menit menjadi 1 jam 42 menit).

Tambahan Perjalanan dan Frekuensi KA

Gapeka 2025 juga mengakomodasi penambahan perjalanan KA baru, yaitu:

  • KA Gunung Jati (Semarang Tawang Bank Jateng-Tegal-Gambir PP); dan
  • KA Sancaka Utara (Surabaya-Cepu-Gambringan-Gundih-Solo-Yogyakarta-Cilacap PP).

Selain itu, beberapa kereta mengalami peningkatan frekuensi perjalanan:

  • KA Argo Merbabu (Semarang-Jakarta PP) dari 1 kali menjadi 3 kali perjalanan per hari;
  • KA Harina (Surabaya-Semarang-Bandung PP) dari 1 kali menjadi 2 kali perjalanan per hari; dan
  • KA Menoreh (Semarang-Jakarta) dari 1 kali keberangkatan menjadi 2 kali per hari.

Pembelian Tiket dan Imbauan KAI

Masyarakat dapat membeli tiket untuk perjalanan mulai 1 Februari 2025 sejak H-45 melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan tiket resmi lainnya.

KAI juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kembali jadwal perjalanan karena terdapat perubahan jadwal keberangkatan KA di wilayah Daop 4 Semarang.

“Melalui percepatan waktu tempuh dan perubahan jadwal ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan, meningkatkan mobilitas, serta menawarkan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi kereta api yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan,” tutup Franoto.

Gimana, program Gapeka 2025 ini pasti kamu suka kan, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: