BerandaHits
Minggu, 24 Mar 2018 12:26

Tagar #Semarangpetengndedet Muncul Jelang Earth Hour Semarang

Earth Hour Pontianak 2017. (WWF-Indonesia/Sugeng Hendratno)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Semarang akan menyemarakkan Earth Hour dengan mematikan lampu selama satu jam penuh pada Sabtu (24/3/2018) malam nanti.

Inibaru.id - Beberapa hari terakhir, warganet Semarang mulai mengunggah beberapa tagar seperti #semarangpetengndedet dan #connect2earth di media sosial untuk menyambut gerakan mematikan lampu selama minimal satu jam atau dikenal sebagai Earth Hour. Gerakan ini telah dimulai, dan akan mencapai puncaknya pada Sabtu (24/3/2018) malam nanti.

Kota Semarang memang menjadi salah satu kota yang rutin mengadakan gelaran Earth Hour setiap tahunnya. Untuk tahun ini, peringatan tersebut akan berpusat di Hotel Noormans Semarang dengan acara utama menyalakan lilin membentuk angka 60+.

Rencana, acara ini akan dimulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, dengan dimeriahkan beberapa penampilan menarik, seperti Tari Ratoh Jaroe, DJ Ilham, Sakutala, Dance, dan masih banyak lagi.

Lebih dari itu, Earth Hour Semarang melalui akun Twitter resminya juga mengajak masyarakat, khususnya yang berada di sekitar Semarang, untuk mematikan lampu dan menjadikan Semarang peteng ndedet (gelap gulita) pada pukul 20.30-21.30 WIB.

Perlu diketahui, Earth Hour adalah sebuah gerakan yang dikampanyekan World Wide Fund for Nature (WWF) mulai 2007 silam. Semangat kampanye tersebut adalah menghemat penggunaan listrik dunia dengan melakukan pemadaman lampu yang tidak diperlukan selama satu jam penuh. Kampanye ini ditujukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan perubahan iklim.

Pada kampanye awal, gerakan ini hanya dilakukan tiap tahun di Australia, yang diselenggarakan saban Sabtu pekan terakhir Maret. Indonesia baru turut serta mendukung kegiatan Earth Hour pada 2009. 

Nah, Millens, yuk kita pacu kepekaan kita terhadap perubahan iklim dengan ikut kampanye Earth Hour! (TS/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: