BerandaHits
Kamis, 1 Jan 2020 15:13

Durasi Bikin Resolusi Baiknya Harian, Mingguan, Atau Tahunan?

Membuat durasi resolusi sesuai kebutuhan. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Resolusi ramai dibuat biasanya pas akhir tahun atau awal tahun. Menjadi semacam kaleidoskop perjalanan hidup setahun, apakah membuat resolusi perlu patokan waktu dan durasi?

Inibaru.id - Kamu tentu sepakat bahwa resolusi nggak harus menjadi ritual akhir atau awal tahun. Namun, seberapa sering kita perlu membuat resolusi? Harian, bulanan, atau tahunan? Hm, pertanyaan yang mungkin perlu ditanyakan pada diri sendiri sih!

Siti Jaroah, misalnya. Mahasiswa Program Pascasarjana Psikologi Universitas Gajahmada Yogyakarta ini mengaku nggak pernah membuat resolusi secara ketat dan tertulis. Buatnya, nggak ada resolusi kaku dari harian, mingguan, dan tahunan. Dia menganggap hal itu biasa saja.

"Untuk orang yang menganggapnya penting dan menentukan masa depan, membuat resolusi bagus sekali, tapi saya nggak secara literally menuliskan itu," kata dia.

Hal ini berbeda dengan Anis N Nadhiroh yang menganggap deadline resolusi begitu penting. Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu mengaku menulis target resolusinya dan seenggaknya melakukan evaluasi setiap semester. Daftar targetnya itu juga ditempel di dinding kos.

Rule of the life harus dimainkan," terangnya.

Menurut Anis, biar proses sesuai jalur, seseorang harus membuat rencana.

"Kalau nggak di-planning bisa ambyar! Pengin jadi pegacara, malah ke bisnis ntar,” kelakar dia.

Bukan Kapan, tapi Apa Resolusinya

Psikolog Biro Psikologi Dinamis Yogyakarta Ranisa Kautsar Tristi mengatakan, nggak ada patokan pasti durasi resolusi seseorang. Semua orang punya pilihan masing-masing untuk bilang sejauh mana bisa menentukan standar perubahan yang akan dia capai.

“Jadi, bukan seberapa lama durasi resolusinya, tapi seberapa spesifik kamu menentukan langkah untuk mencapai resolusi itu," tutur dia, "Juga seberapa siap dan detail persiapannya.

Hal yang juga penting menurut Ranisa adalah proses evaluasi yang harus berjalan terus. Menurutnya, evaluasi nggak perlu melulu kritik.

"Kritik jatuhnya hal-hal yang negatif dan menyalahkan diri sendiri ya. Jangan lupa pula tentang hal-hal positif yang sudah dilakukan," tegasnya

Kalau kamu, gimana memandang resolusi, Millens? (Isma Swastiningrum/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: