BerandaHits
Selasa, 16 Feb 2026 15:01

Dicari, Bus Listrik Fleksibel di Tanjakan dan Rob untuk Armada Baru Trans Semarang!

Armada Trans Semarang ditargetkan akan segera berganti dari diesel menjadi listrik. (Inibaru.id/ Sundara)

Trans Semarang tengah menguji beberapa merek bus listrik untuk menemukan unit yang paling cocok menghadapi tanjakan dan rob, sekaligus upaya menggantikan armada diesel.

Inibaru.id - Kalau hari-hari ini melihat bus listrik melintas di jalur-jalur protokol di Kota Semarang, kamu tengah melihat transformasi yang sedang dilakukan Trans Semarang untuk mewujudkan transportasi publik yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan mengganti armada diesel dengan bus listrik.

Sejauh ini, BLU Trans Semarang tengah menguji coba dua unit bus listrik di Koridor I rute Mangkang-Penggaron dari dua jenama, yakni Invi dan VKTR. Sebelum diturunkan, keduanya telah melalui uji KIR dan dinyatakan laik jalan.

Selama masa percobaan, masyarakat bisa menaikinya gratis alias nggak dipungut biaya, sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang Danang Kurniawan. Uji coba dilakukan untuk menentukan tipe bus listrik yang paling sesuai dengan kondisi jalan di Semarang.

"Sengaja uji coba dua merek yang berbeda untuk mendapatkan bus yang paling cocok, yang sesuai dengan kondisi kontur jalan yang ada di Semarang," tuturnya di Semarang, belum lama ini.

Termasuk Armada Medium dan Feeder

Menurut Danang, faktor tanjakan, turunan, genangan, hingga rob akan menjadi pertimbangan utama dalam pengujian bus listrik tersebut, selain daya tahan baterai dan waktu pengisian. Nggak hanya bus ukuran besar, Dishub juga akan mencoba tipe medium hingga feeder untuk menyesuaikan kondisi jalan di Semarang.

"Kami optimistis, apabila semua proses ini berjalan dengan baik, akhir 2026 bus listrik sudah bisa beroperasi secara penuh di Kota Semarang," janjinya.

Dia menegaskan bahwa pengujian berbagai merek bus listrik ini merupakan langkah penting untuk menuju modernisasi transportasi publik di Kota Semarang. Kehadiran armada bus listrik di Kota Semarang diharapkan membantu mereduksi emisi kendaraan sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.

"Selain faktor peningkatan kenyamanan penumpang, kami juga mempertimbangkan armada yang lebih ramah lingkungan, mereduksi emisi gas buang sehingga bersih dari polusi udara (bagi pengguna jalan lain), dan menjangkau berbagai sudut di Kota Semarang," sebutnya.

Pembiayaan melalui APBD

Danang mengatakan, perubahan Trans Semarang dalam waktu dekat ini hanya untuk armada, dari diesel ke listrik. Sementara, untuk konsep dan rute perjalanannya masih sama. Dia mengatakan, Dishub Kota Semarang akan menyiapkan 27 unit bus listrik untuk Koridor I.

"Pembiayaan melalui APBD. Pengadaan dilakukan dengan skema pembelian jasa operasional, termasuk biaya perawatan, sehingga tanggung jawab operasional ada pada operator," paparnya.

Kepala BLU Trans Semarang Haris Setyo Yunanto mengatakan, kebutuhan operasional bus listrik untuk Koridor I pada periode 1 Agustus-31 Desember 2026 diperkirakan mencapai Rp21 miliar. Uji coba akan berlangsung selama sebulan, dengan dengan pergantian tipe armada setiap pekan.

"Dari empat produsen yang mengajukan pengujian, tiga di antaranya telah direalisasikan," jelas Haris. "Kami pada prinsipnya belanja jasa, karena dalam BOK sudah termasuk maintenance. Jadi, operator yang bertanggung jawab atas operasional dan perawatannya," tukasnya.

Kalau uji coba bus listrik lancar, Trans Semarang bakal semakin modern dan ramah lingkungan. Istilah "cumi darat" yang acap disematkan karena emisi gas buang yang bikin pengguna jalan lain terganggu pun akan hilang. Semoga segera terealisasi ya! (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Tari Lengger Banyumas: Warisan Budaya Penuh Makna yang Tetap Menari Melintasi Zaman

11 Agu 2026

AI Factory Terbesar di Asia Tenggara Bakal Dibangun di Indonesia, Kapasitas Capai 1 GW

12 Agu 2026

Pelajar SD-SMP di Yogyakarta Bakal Wajib Berbahasa Jawa Krama Inggil Sehari dalam Sepekan

13 Agu 2026

Temuan Situs Bongal Geser Linimasa Masuknya Islam ke Nusantara hingga Tujuh Abad

14 Agu 2026

HUT ke-81 RI, KAI Beri Diskon Tiket 17 Persen

14 Agu 2026

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Siapa Saja yang Masuk Kelompok Ini?

15 Agu 2026

Rerie Dorong Situs Patiayam Terus Dijaga sebagai Warisan Peradaban

16 Agu 2026

Unik! Upacara HUT RI di Gang Presiden Puntan Diramaikan Kostum Daur Ulang Sampah

17 Agu 2026

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

18 Agu 2026

Bukan Rekaman Asli 17 Agustus 1945, Ini Sejarah Suara Proklamasi Bung Karno

19 Agu 2026

Negara Pertama yang Mengakui Indonesia Merdeka

20 Agu 2026

Sinewara, Bioskop BUMN Besutan PFN Siap Meluncur 2027

21 Agu 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

22 Agu 2026

Mulai 1 Oktober, Semua Merchant Bisa Nikmati Transaksi QRIS Bebas Biaya

24 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: