BerandaHits
Senin, 7 Sep 2025 09:01

Curug Glawe, Surga Tersembunyi yang Cantik di Kabupaten Kendal

Curug Glawe di Kabupaten Kendal. (IG/ @itsme_donald)

Lokasinya cukup jauh dari pusat kota Kendal atau Semarang. Tapi, pemandangan yang masih alami jadi nilai jual utama dari Curug Glawe.

Inibaru.id - Kabupaten Kendal di Jawa Tengah memang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau. Nah, salah satu destinasi wisata alam yang harus masuk dalam daftar kunjunganmu saat berada di sana adalah Curug Glawe, sebuah air terjun yang terletak di Desa Cening, Kecamatan Singorojo.

Meskipun tidak setenar destinasi wisata lainnya, keindahan Curug Glawe mampu memanjakan mata dan memberikan ketenangan bagi siapa saja yang datang.

Lokasi dan Akses Menuju Curug Glawe

Curug Glawe berada di Dusun Kaliereng, Desa Cening Kidul. Akses untuk menuju lokasi ini memang cukup menantang, namun semua perjuangan akan terbayar dengan pemandangan yang memukau.

Untuk sampai di sini, kamu bisa memulai perjalanan dari Kota Semarang atau kota Kendal. Sesampainya di Singorojo, kamu bisa mencari lokasinya dengan aplikasi Maps atau bertanya kepada warga setempat karena lokasi Curug Glawe sudah tidak jauh lagi.

Sesampainya di area pos tiket, kamu akan diminta untuk membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang dan biaya parkir kendaraan sekitar Rp 2.000. Dari sini, kam masih perlu berjalan kaki sekitar 1-1,5 jam. Medan yang dilalui cukup menantang dengan jalur berbatu dan menanjak, sehingga dibutuhkan tenaga ekstra untuk mencapai air terjun ini.

Keindahan Curug Glawe

Curug Glawe berada di lokasi yang cukup tersembunyi sehingga masih jarang dikunjungi wisatawan. (Visitjateng)

Curug Glawe memiliki ciri khas yang membedakannya dengan air terjun lainnya. Air terjun ini mengalir di dua tingkat formasi bebatuan yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter. Aliran airnya cukup unik, karena melebar dan membentuk tirai yang menutupi bebatuan di bawahnya, terutama saat debit air tinggi pada musim hujan. Saat musim kemarau, debit air memang sedikit berkurang, tetapi air yang mengalir tetap jernih dan segar. Makanya, tempat ini cocok untuk dijadikan lokasi berendam atau bermain air.

Di sekitar Curug Glawe, kamu juga akan dimanjakan dengan suasana yang sangat tenang. Alasannya, nggak banyak orang yang tahu dengan lokasi ini. Kamu pun bisa duduk-duduk di sekitar air terjun, menikmati suara gemericik air yang jatuh ke bebatuan, dan merasakan hembusan angin yang segar.

Salah satu daya tarik utama Curug Glawe adalah kolam kecil yang berada di antara dua tingkat air terjun. Kolam ini memiliki diameter sekitar 3 meter dan kedalaman sekitar 1,5 meter. Bagi yang menyukai tantangan, kamu bisa mencoba melompat dari bebatuan yang ada di atas kolam, namun tetap harus berhati-hati karena batuan di sekitar air terjun bisa sangat licin.

Bagi yang lebih menyukai kegiatan yang lebih santai, area sekitar Curug Glawe juga cocok untuk berkemah. Di sini, terdapat beberapa spot yang dapat digunakan untuk mendirikan hingga 4 tenda. Tentunya, berkemah di sekitar air terjun yang masih alami ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Waktu terbaik untuk mengunjungi Curug Glawe adalah antara Maret hingga April. Pada bulan-bulan tersebut, debit air terjunnya cukup deras, dan suhu udara di sekitar lokasi cukup sejuk, membuat perjalanan menuju curug lebih nyaman. Namun, jika hujan turun, debit air bisa meningkat secara drastis dan arus sungai menjadi sangat kuat, yang tentu bisa membahayakan.

Curug Glawe memang belum banyak dikenal oleh wisatawan, tetapi itu justru yang membuatnya istimewa. Keindahan alam yang masih terjaga, udara segar, dan suasana tenang menjadikan Curug Glawe sebagai destinasi yang sempurna bagi para pencinta alam yang ingin melarikan diri dari rutinitas. Perjalanan yang cukup berat menuju curug ini memang membutuhkan usaha ekstra, namun begitu sampai di sana, semua rasa lelah akan langsung terbayar dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

Jadi, jika kamu mencari tempat untuk menikmati kedamaian dan keindahan alam, Curug Glawe adalah pilihan yang tepat, Gez. Yuk kapan kita ke sana? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: