BerandaHits
Selasa, 15 Jun 2020 13:25

Cegah Corona, Nggak Boleh Pakai Ponsel di Keramaian?

Memakai ponsel di keraiaman dianggap bisa menyebabkan penularan virus Corona. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Jumlah kasus penularan Covid-19 di Indonesia masih tinggi dan sulit untuk dikendalikan. Hal ini disebabkan oleh media penularannya yang bermacam-macam. Bahkan ada yang menyebut penggunaan ponsel di keramaian bisa menjadi salah satu medianya.

Inibaru.id – Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro menyarankan masyarakat untuk benar-benar menjalankan protokol kesehatan demi menurunkan risiko penularan Covid-19. Dia pun berkali-kali mengingatkan pentingnya memakai masker dan menjaga jarak. Dua hal tersebut dianggap sudah cukup untuk menurunkan risiko penularan hingga 85 persen.

Reisa juga menjelaskan tentang droplet atau percikan air liur yang bisa saja ditemukan di mana saja, khususnya di tempat umum. Hal inilah yang membuat masyarakat seharusnya terus memakai masker di luar rumah.

Dia pun menyarankan masyarakat untuk nggak menggunakan ponsel atau telepon genggam di tempat umum, sebab ponsel bisa menjadi media yang dapat dengan cepat menyebarkan virus Covid-19. Apalagi jika permukaannya terkontaminasi oleh droplet.

“Hindari menggunakan telepon genggam saat di tempat umum, terutama apabila berdesakan dengan orang lain dan nggak bisa menjaga jarak aman,” kata dr. Reisa.

Nggak memakai ponsel di tempat umum memang sulit untuk dilakukan. Apalagi hampir semua hal bisa dilakukan dengan ponsel. Hanya, demi mencegah penularan virus ini, sebaiknya memang kamu mulai membiasakannya.

Virus bisa bertahan di permukaan kaca yang ada pada layar ponsel. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Menurut WHO, virus SARS-CoV tahun 2003 dapat bertahan hidup di permukaan kaca hingga 96 jam atau empat hari. Sementara itu , pada permukaan plastik dan stainless steel, virus mampu bertahan sekitar 72 jam atau tiga hari. Jadi, bisa diasumsikan bahwa virus corona mampu bertahan di ponsel kamu sekitar kurang lebih 3-4 hari.

Hal inilah yang membuat dr Reisa menyarankan kamu untuk nggak memakai ponsel di tempat umum. Apalagi jika ada banyak kerumuman. Dikhawatirkan, virus bisa hinggap ke ponsel. Padahal, kamu bisa memakai ponsel ini kapan saja meski belum membersihkannya.

Selain nggak memakainya di tempat umum, pakar kesehatan juga menyarankan kamu untuk sering membersihkan ponselmu demi mencegah penularan Covid-19. Nah, berikut tips yang bisa kamu terapkan agar ponsel kamu kembali bersih dan terhindar dari kontaminasi virus maupun bakteri.

Pertama, kamu bisa membersihkan ponsel dengan menggunakan tisu basah antiseptic. Usap tisu ini ke layar dan bagian punggung ponsel. Setelah diusap dengan tisu basah, keringkan dengan kain microfiber. Jangan lupa untuk membersihkan beberapa lubang seperti jack audio, lubang speaker, dan pengisi daya.

Untuk membersihkan lulbang-lubang tersebut, kamu dianjurkan menggunakan cotton bud yang dicelupkan ke dalam cairan alkohol 70 persen. Setelah, itu lap bagian tersebut dengan kain microfiber.

Saran yang diberikan dr Reisa sebaiknya kamu dengarkan ya, Millens. Selain itu, jangan lupa pakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak kalau keluar rumah, ya. (Oke/MG31/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: