BerandaHits
Minggu, 23 Agu 2025 19:16

Bukan Cuma Soal Habis, Memaksa Anak Habiskan Makanan Ternyata Punya Dampak Buruk

Memaksa anak menghabiskan makanan nggak baik untuk kesehatannya. (Pexel)

Banyak orang tua terbiasa menyuruh anaknya menghabiskan makanan hingga nggak tersisa. Tujuannya baik, agar anak nggak kekurangan gizi. Namun, tahukah kamu, kebiasaan ini justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak di kemudian hari?


Inibaru.id - Orang tua mana yang enggak pernah bilang, “Ayo, habisin makanannya!” saat anaknya sudah terlihat kenyang tapi makannya belum selesai? Alasannya macam-macam, mulai dari enggak mau buang-buang makanan sampai khawatir anak kurang gizi.

Tapi, hati-hati lo, kebiasaan ini ternyata nggak sejalan dengan niat baiknya. Memaksa anak menghabiskan makanan justru bisa berdampak buruk pada pola makan mereka di masa depan.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), kebiasaan ini bisa membuat anak kehilangan kemampuan alami mereka untuk mengenali sinyal lapar dan kenyang dari tubuhnya sendiri. Akibatnya, mereka cenderung makan lebih banyak dari yang dibutuhkan dan berisiko mengalami obesitas di kemudian hari.

Dr. Natalie Muth, seorang dokter anak sekaligus ahli gizi dari AAP, menyarankan para orang tua untuk menerapkan prinsip “orang tua menyediakan, anak memutuskan.”

- Orang tua punya peran penting untuk menyediakan makanan yang sehat dan seimbang.

- Anak yang berhak memutuskan apakah mereka akan makan dan seberapa banyak porsi yang mereka butuhkan.

Anak yang diberi kebebasan untuk mengatur asupan makanan bisa lebih mampu mengatur berat badan ideal. (Shutterstock)

Cara ini akan membantu anak belajar mendengarkan tubuhnya sendiri. Hal senada juga ditekankan oleh Ellyn Satter Institute, yang fokus pada edukasi pola makan anak. Mereka menyebut, orang tua mengatur apa, kapan, dan di mana anak makan. Sedangkan anak, yang menentukan apakah mereka akan makan dan seberapa banyak.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Pediatrics pada 1998 juga membuktikan bahwa anak-anak yang diberi kebebasan untuk mengatur asupan makanannya lebih mampu menjaga berat badan ideal.

Jadi, daripada fokus pada piring yang harus bersih, lebih baik kita sebagai orang tua fokus menyediakan makanan yang bergizi seimbang. Biarkan anak belajar mengenali rasa kenyang mereka. Dengan begitu, mereka bisa tumbuh dengan pola makan yang lebih sehat dan terkontrol sejak dini. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: