BerandaHits
Sabtu, 5 Sep 2025 17:36

Bos Instagram: Konten Berkualitas Lebih Penting daripada Hashtag

Hashtag nggak lebih penting dari kualitas konten. (Pexels)

Adam Mosseri, bos Instagram, menegaskan kalau kualitas konten dan interaksi jauh lebih penting ketimbang numpuk tagar.

Inibaru.id - Pernah nggak sih kamu ribet mikirin hashtag panjang-panjang tiap kali mau posting di Instagram? Ada yang sampai riset tren dulu, ada juga yang copas template biar kontennya lebih “nendang.” Tapi ternyata, menurut Adam Mosseri, bos Instagram sendiri, hashtag itu bukan lagi kunci utama buat bikin postinganmu meledak lo.

“Hashtag itu boleh dipakai, tapi jangan berharap bisa otomatis nambah reach atau likes,” kata Mosseri. Menurutnya, tagar lebih tepat dilihat sebagai alat bantu untuk mengorganisasi konten, bukan senjata utama untuk viral.

Meski nggak lagi dianggap senjata utama buat bikin konten viral, hashtag tetap punya tempat di Instagram. Fungsinya lebih realistis, bukan sekadar mimpi instan buat panen reach.

Hashtag yang kamu bikin masih bisa bantu audiens memahami isi konten. Misalnya, ketika kamu posting soal traveling, hashtag bakal jadi semacam penanda kalau unggahanmu memang terkait dunia jalan-jalan. Selain itu, postinganmu juga bisa nongol di halaman hashtag, meski jangan terlalu berharap jangkauan langsung melejit.

Cerita yang kuat dan interaksi nyata lebih baik dari menumouk hashtag. (Pexels)

Yang perlu diingat, hashtag bukan jalan pintas. Kalau kontennya kurang menarik, ditambahin hashtag segudang pun hasilnya nggak banyak berubah.

Nah, satu hal yang masih cukup berguna adalah fungsi hashtag sebagai “label” buat series konten. Katakanlah kamu bikin challenge, orang bisa dengan mudah menemukan dan mengikuti semua postingan dalam tema itu hanya dengan klik hashtag-nya. Jadi, meski bukan andalan utama, hashtag tetap bisa jadi alat bantu yang tepat kalau dipakai secara cerdas.

Jadi, apa dong yang lebih penting? Mosseri menekankan kalau kualitas konten tetap nomor satu. Cerita yang kuat, visual yang engaging, dan interaksi nyata dengan audiens jauh lebih berharga dibanding sekadar numpuk hashtag. Intinya, kalau kontenmu menarik, orang bakal betah, komen, bahkan share, tanpa peduli seberapa banyak tagar yang kamu sisipkan.

Nah, daripada pusing mikirin 30 hashtag, lebih baik fokus ke kreativitas dan kedekatan sama audiens. Karena di dunia Instagram sekarang, storytelling yang bikin orang merasa relate justru jadi magnet terbesar buat engagement.

Gimana, kamu sudah nggak terlalu bergantung pada hashtag kan, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

2 Jun 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: