BerandaHits
Jumat, 4 Jul 2024 14:00

Bonus Rp11 Juta bagi Warga Busan, Korea Selatan jika Mau Pacaran

Di Busan, kalau ada warga mau pacaran, bakal diberi bonus uang. (Reuters/Kim Hong-Ji)

Salah satu alasan warga Korea Selatan semakin malas menikah adalah uang. Nah, pemerintah sebuah distrik di Kota Busan bikin aturan yang intinya warga yang mau berpacaran, bakal diberi bonus uang. Bonus bahkan bakal jauh lebih besar kalau mereka mau menikah!

Inibaru.id – Seperti Jepang dan sejumlah negara maju lainnya, Korea Selatan juga mengalami masalah dalam hal anjloknya angka kelahiran. Mereka bahkan dihantui dengan kemungkinan semakin berkurangnya jumlah penduduk yang tentu berimbas pada ketersediaan warga usia produktif di masa depan.

FYI, sepanjang Maret 2024 lalu saja, hanya 19.669 bayi yang lahir di seluruh Korea Selatan. Angka ini lebih rendah 7,3 persen dari jumlah kelahiran selama Maret 2023. Sejak Oktober 2022, negara tersebut terus-menerus mencetak rekor angka kelahiran paling rendah semenjak catatan kelahiran dilakukan pemerintah pada 1981.

Salah satu penyebab rendahnya angka kelahiran adalah semakin enggannya orang Korea Selatan untuk menikah. Banyaknya drama Korea yang dipenuhi cerita romantis nggak berhasil bikin warga Korea Selatan tertarik untuk menikah apalagi punya anak. Hal ini dibuktikan dengan hanya 193.637 pernikahan yang terlapor pada 2023, anjlok 40 persen dari angka pernikahan pada 2013 yang mencapai 322.807.

Bahkan, Statistik Korea mengungkap bahwa hanya 15,3 persen remaja Korea Selatan dengan usia 13 tahun ke atas yang menganggap menikah adalah keharusan dalam hidup. Alasan utamanya adalah mereka merasa nggak punya cukup uang di usia 20-an atau 30-an untuk membangun rumah tangga.

Gara-gara hal inilah, Kantor Distrik Saha yang ada di Kota Busan memberlakukan sebuah aturan unik, yaitu memberikan uang 1 juta Won atau yang setara dengan angka Rp11 juta bagi mereka yang mau berpacaran.

Ilustrasi: Pasangan dari Korea Selatan. (The Korea Herald/Lee Sang-sub)

Tapi, yang bisa mendapatkan sejumlah uang ini adalah mereka yang mau berpartisipasi pada acara perjodohan massal yang diadakan di kota tersebut pada Oktober 2024. Buat kamu yang tertarik, acara ini dibuka bagi laki-laki ataupun perempuan lajang, baik itu warga asli Korea Selatan atau warga negara asing, yang bekerja atau berdomisili di Distrik Saha. Partisipan juga harus berusia 23 sampai 43 tahun.

Intinya sih, kalau ada yang menemukan tambatan hati di acara ini, pemerintah Distrik Saha bakal langsung memberikan 1 juta Won kepada pasangan baru tersebut. Kalau sampai kedua belah pihak membuat pertemuan keluarga untuk membahas kelanjutan hubungan seperti pernikahan, atau dalam istilah Korea Selatan disebut sebagai ‘sang-gyeon-rye’, bakal ada bonus uang sebesar 2 juta Won atau Rp23 juta yang diberikan kepada mereka.

Yang lebih menggiurkan, jika sampai pasangan itu mau menikah, bakal mendapatkan bonus lain sebesar 20 juta Won atau sekitar Rp236 juta. Pasangan tersebut juga bakal mendapatkan bantuan lain terkait dengan tempat tinggal selama 5 tahun.

Menarik juga ya ide pemerintah Korea dalam membujuk warganyaa untuk mau menikah? Kamu tertarik ikutan nggak, nih, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: