BerandaHits
Jumat, 20 Des 2018 12:54

Mulai Diisi Air, Bendungan Logung Segera Aliri 5.296 Hektare Lahan Pertanian di Kudus

Kondisi Bendungan Logung sebelum diisi air. (Medcom)

Bendungan Logung di Kudus mulai diisi air. Nanti, air di bendungan ini diharapkan dapat mengaliri pertanian warga setempat sehingga waktu panennya bisa tiga kali dalam setahun.

Inibaru.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut proses pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah telah selesai. Saat ini, bendungan yang berada di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus itu dalam tahapan pengisian air.

Kompas.com, Rabu (19/12/2018) menulis, Bendungan Logung adalah salah satu dari 49 bendungan baru di Indonesia yang dibangun sejak 2015. Bendungan-bendungan baru itu dibangun demi mewujudkan salah satu program pemerintah yakni ketahanan pangan dan air.

Proses pengisian di Bendungan Logung dimulai pada Selasa (18/12). Saat itu, Bupati Kudus M Tamzil dan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi yang meresmikan dan menandai dimulainya pengisian air. Dalam acara ini, saluran pengelak bendungan juga ditutup.

Menurut Hari, pengoperasian bendungan ini telah ditunggu-tunggu masyarakat. Hal itu karena Bendungan Logung diharapkan mampu mendukung ekstensifikasi lahan pertanian, menjamin adanya sumber air untuk irigasi, sekaligus membuat indeks pertanaman petani naik hingga minimal 200 persen.

“Kini dalam setahun petani bisa dua kali menanam padi dan satu kali menanam palawija,” terang Hari.

Kapasitas Bendungan Logung disebut mencapai 20.15 juta meter kubik sehingga diperkirakan mampu mengairi 5.296 hektare lahan pertanian. Namun, untuk saat ini sistem irigasi yang tersedia baru cukup untuk mengairi 2.805 hektare lahan pertanian.

Berdasarkan rencana, sistem irigasi tersebut akan terus dikembangkan sehingga bisa mengairi 2.491 hektar lahan lainnya. Bendungan Logung juga memiliki debit air 200 liter per detik sehingga bisa memenuhi kebutuhan air baku bagi kawasan perkotaan dan pedesaan yang ada di Kabupaten Kudus.

Selain untuk mencukupi kebutuhan pengairan, Bendungan Logung diklaim mampu mengendalikan banjir yang kerap melanda kawasan Jekulo dan bisa dijadikan sumber pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan kekuatan 0,50 megawatt. Listrik inilah yang bakal digunakan untuk operasional bendungan.

Kendati luas, Bendungan Logung nggak diperkenankan dipakai untuk perikanan keramba, Millens. Ini dilakukan untuk menjaga kualitas air bendungan.

“Keramba ikan bisa membuat ikan mati dan air bendungan tercemar. Padahal, bendungan ini sumber air baku. Kalau perikanan tangkap tidak apa-apa. Saya minta Pemda tidak mengizinkan keramba ikan di Bendungan Logung,” lanjut Hari.

Sementara itu, Bupati Kudus M Tamzil juga setuju Bendungan Logung telah lama dinanti masyarakat karena selain membuat produksi pertanian meningkat, kawasan ini juga bisa dijadikan destinasi wisata baru di Kota Kudus.

Semoga Bendungan Logung benar-benar bisa memberikan manfaat sesuai harapan, ya, Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

31 Mei 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: