BerandaHits
Kamis, 6 Jun 2018 15:20

Beroperasi Hari Ini, Begini Fakta Menarik Bandara Baru Ahmad Yani Semarang

Bandara Ahmad Yani Semarang yang baru sudah beroperasi. (Liputan6.com)

Jelang Lebaran, Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang baru mulai beroperasi pada Rabu, (6/6/2018). Berikut beberapa fakta menarik tentang bandara baru ini.

Inibaru.id – Mulai Rabu (6/6/2018) Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang resmi dipindahkan ke bandara baru yang berada di sebelah barat Jalan Madukoro Raya. PT Angkasa Pura I sudah mengoperasikan kegiatan penerbangan di bandara baru yang sembilan kali lebih luas daripada bandara lama yang berada di Jalan Yos Sudarso yakni dengan luas bandara mencapai 58.562 m2. Selain lebih luas, bandara yang akan diresmikan Presiden Jokowi pada Kamis (7/6) ini juga memiliki beberapa fakta lainnya seperti berikut ini.

  1. Floating Airport Pertama di Indonesia

Bandara terapung pertama di Indonesia. (Hariakota.com)

Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang merupakan bandara pertama di Indonesia yang menggunakan konsep floating airport. Bandara AHmad Yani dibangun di atas tanah yang lunak dan sebagian besar lahannya berair. Untuk membangun bandara di atasnya, mereka menggunakan tiang pancang dan metode Prefabricated Vertical Drain (PVD).

Bandara ini juga disebut dilengkapi dengan water management agar ketinggian water pounding di sekitar bandara tetap terjaga sehingga tidak mengakibatkan banjir saat musim hujan dan tidak kering saat musim kemarau.

  1. Mengusung Konsep Eco-green Airport


Bandara baru mengususng konsep Eco-green Airport. (Bumn.go.id)

Bandara Internasional Ahmad Yani mengususng konsep eco-green airport, artinya bandara tersebut ramah lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari dominasi kaca pada bangunannya. Konsep eco-green airport itu memiliki tujuan untuk menghemat penggunaan listrik untuk pencahayaan di siang hari.

Selain itu, setiap lampu penerangan jalan dari terminal hingga parkiran dilengkapi dengan panel tenaga surya. Pada bagian dalam terminal juga dibangun taman, sedangkan pada bagian luar bandara tetap mempertahankan keberadaan hutan mangrove.

  1. Sembilan Kali Lebih Luas dari Bandara Lama

Bandara Ahmad Yani yang baru lebih luas dari bandara lama. (Harianjogja.com)

Kumparan.com, (24/11/2017), menulis bandara lama Ahmad Yani hanya seluas 6.708 meter persegi. Dengan luas itu, bandara lama tidak dapat menampung penumpang yang kian membludak. Berdasarkan hal tersebut, bandara baru Ahmad Yani diperluas hingga 58.652 m2.

Bandara ini juga memiliki apron dengan luas 72.522 m2. Luas itu diklaim dapat menampung 13 pesawat narrow body atau konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 2 pesawat wide body cargo. Selain itu, bandara baru juga dilengkapi dengan 6 garbarata yang sebelumnya tidak tersedia di bandara lama. Kehadiran bandara baru tersebut mampu melayani 7 juta penumpang per tahunnya.

Wah, keren nih, Millens. Monggo dicoba bandaranya. He-he. (IB11/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: