BerandaHits
Selasa, 3 Apr 2023 15:55

Bangun KIPI, Indonesia Setengah Jalan Menjadi Pusat Industri Hijau Dunia?

Industri hijau bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa dengan sumber daya yang ramah lingkungan. (Freepik)

Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pembangunan Kawasan Industri Park Indonesia (KIPI) di Bulungan, Kalimantan Utara bakal membawa Indonesia sebagai pusat industri hijau dunia. Di sini, aneka produk hijau atau berkelanjutan termasuk baterai listrik bakal diproduksi.

Inibaru.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia akan menjadi pusat industri hijau dunia dengan membangun Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI) dengan baik. Kawasan seluas 13 ribu hektare tersebut didesain khusus untuk memproduksi berbagai produk hijau atau berkelanjutan, termasuk baterai kendaraan listrik.

Selain hasil akhir, KIPI juga menggunakan sumber energi baru terbarukan di sisi hulu, sehingga proses produksi dan produk yang dihasilkan dapat diklaim ramah lingkungan.

"Kalau ini terealisasi dengan baik, semua pasti akan berbondong-bondong ke sini. Industri apapun yang berkaitan dengan produksi hijau pasti akan menengok ke kawasan ini," ujar Jokowi saat meninjau KIPI di Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (28/2/2023).

Presiden Jokowi memastikan akan terus mengawal proses pembangunan kawasan yang akan menjadi industri hijau terbesar di dunia itu dan nggak ingin proyek ini meleset dari target.

"Ini akan kita ikuti terus perkembangannya dari hari ke hari, dari bulan ke bulan sehingga tidak meleset dari jadwal yang ditentukan. Ini adalah masa depan Indonesia ada di sini," tuturnya.

Apa itu industri hijau?

Pembangunan kawasan KIPI di Kaltara diproyeksikan selesai pada 2027. (Sekretariat Negara)

Industri hijau atau green industry adalah suatu industri yang bertujuan untuk menghasilkan produk dan jasa dengan menggunakan bahan baku, energi, dan sumber daya alam yang ramah lingkungan serta menghasilkan limbah yang dapat didaur ulang atau diolah kembali menjadi bahan baku atau energi.

Industri hijau juga berupaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan menjaga keberlanjutan lingkungan serta memenuhi kebutuhan manusia secara efisien dan berkelanjutan.

Industri hijau melibatkan berbagai sektor industri seperti industri makanan, minuman, tekstil, otomotif, elektronik, dan masih banyak lagi. Industri hijau bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, penggunaan bahan-bahan beracun, dan penggunaan sumber daya alam yang nggak terbarukan seperti minyak bumi.

Selain itu, industri hijau juga bertujuan untuk memperbaiki kualitas udara, air, dan tanah serta menghasilkan produk yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam pengembangan industri hijau, diperlukan inovasi dan teknologi yang ramah lingkungan, serta dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan pelaku bisnis. Industri hijau menjadi solusi untuk mengurangi dampak negatif industri terhadap lingkungan dan membuka peluang bisnis baru yang berkelanjutan.

Nah, KIPI nggak cuma memproduksi baterai kendaraan listrik, tapi juga akan menjadi pabrik petrokimia dan aluminium. Menariknya, seluruh pabrik di sana nantinya akan menggunakan sumber tenaga dari air yang mengalir di Sungai Kayan.

"Memang masih perlu transisi, perlu ada transisi, tidak langsung ke energi hijau. Tapi dengan didukung renewable energy, hydropower dari Sungai Kayan, barang yang dihasilkan akan kompetitif. Produk hijau inilah yang akan menjadi kekuatan Indonesia," jelas Jokowi.

Hm, kalau menurutmu mungkin nggak sih Indonesia menjadi pusat dari industri hijau ini, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)

Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Presiden Jokowi Optimistis Indonesia Jadi Pusat Industri Hijau.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: