BerandaHits
Jumat, 18 Jan 2018 15:41

Youtuber, Aturan Monetasi Kini Kian Ketat!

Youtube menjadi salah satu aplikasi yang cukup banyak diminati warganet untuk meraih keuntungan. (Youtube.com)

Youtube Partner Program (YPP) mulai memberlakukan aturan baru bagi kanal yang pengin bergabung di program monetasi. Syaratnya lumayan ketat!

Inibaru.id – Sejak didirikan pada 14 Februari 2005 lalu, keberadaan Youtube terus diminati masyarakat. Nggak semata mencari eksistensi atau ketenaran, banyak orang menggunakan jejaring sosial berbasis video ini untuk menangguk keuntungan materi. Sayangnya, aturan terbaru Youtube kini  semakin menyulitkan para penggunanya memperoleh tambahan penghasilan.

Mulai 2018, Youtube memang telah mengumumkan bakal memperketat persyaratan untuk bergabung ke program monetasi dalam aplikasi buatan Jawed Karim, Chad Hurley, dan Steve Chen tersebut.

Baca juga:
Bill Gates Lunasi Utang Nigeria
Kereta Pengangkut BBM Anjlok di Jalur Purwokerto-Kroya

Youtube Partner Program (YPP) mengatakan, siapapun harus mempunya minimal 1.000 subscriber untuk bergabung. Nggak cuma itu, kanal yang dimilikinya juga harus ditonton minimal 4.000 jam selama setahun terakhir. 

Cnnindonesia.com, Rabu (17/1/2018), menulis, Vice President of Engineering Google Paul Muret menjelaskan adanya faktor lain yang menjadi pertimbangan selanjutnya untuk menentukan kelaikan bergabung dengan YPP.

"Ukuran pelanggan dan waktu tonton memang tidak cukup untuk menentukan apakah sebuah kanal layak untuk iklan. Karena itu kami juga memantau faktor lain, seperti penyerangan komunitas, spam, dan laporan penganiayaan lainnya untuk meyakinkan bahwa mereka telah mengikuti peraturan platform," jelas Muret.

Dia juga menegaskan bahwa ada hukuman yang pantas diberikan bagi kanal yang nggak mematuhi ketentuan. Salah satunya, Youtube akan menghapus kanal tersebut.

Baca juga:
Ketika Iklan Baliho (Sengaja) Dibuat Terbalik
Mobil "Bermuka Dua" Habiskan Biaya Puluhan Juta

Ketentuan ini membuat seluruh video yang akan ditampilkan menjalani proses seleksi dan iklan yang dapat ditampilkan hanya pada video yang sudah terverifikasi mengikuti panduan ramah iklan milik Youtube. Jadi, nggak semua video pada Youtube memiliki iklan.

Aturan ini mulai diberlakukan sejak Rabu (17/1) waktu setempat. Sementara, untuk yang lebih dulu bergabung, Google sebagai pemilik platfrom akan memberlakukan hal yang sama pada 20 Februari 2018 mendatang. (ANG/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: