BerandaHits
Jumat, 12 Feb 2026 18:56

Antisipasi Tanah Gerak Jangli, Wali Kota Semarang: Pasang Sistem Peringatan Dini!

Walikota Semarang Agustina Wilujeng saat menyambangi kampung yang terkena tanah bergerak di Jangli. (Humas Pemkot)

Sebanyak 15 rumah dilaporkan terdampak tanah gerak Jangli, dengan dua rumah di antaranya terpaksa dibongkar karena mengalami kerusakan parah dan berisiko roboh. Sebagai langkah antisipasi, Wali Kota Semarang meminta camat dan lurah memasang sistem peringatan dini.

Inibaru.id – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, pada Rabu (11/2/2026) sore. Sebanyak 15 rumah dilaporkan terdampak.

Dari belasan rumah yang terdampak itu, dua di antaranya terpaksa dibongkar karena mengalami kerusakan parah dan berisiko roboh. Agustin, sapaan akrabnya, mengatakan, peristiwa tanah gerak bukan kali pertama terjadi di Kota Semarang. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah terjadi di wilayah Jomblang.

“Terkait relokasi, tentu harus ditemukan tempat yang cukup. Ada yang setuju relokasi, ada yang menolak. Nanti akan didata dulu,” ujarnya. "Untuk sementara, warga terdampak saya sarankan mengungsi dulu ke sanak saudara."

Agustin mengaku sudah meminta camat dan lurah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk memasang pengeras suara sebagai sistem peringatan dini karena lokasi nggak bisa ditinggalkan begitu saja.

Anggaran Masih Dibahas

Terkait anggaran relokasi maupun penanganan di lokasi terdampak, Pemkot Semarang masih melakukan pembahasan lebih lanjut. Menurut penuturan Ketua RT 7 RW 1 Jangli, Joko Sudaryono, warga mulai kerja bakti membongkar rumah yang membahayakan guna mengamankan material bangunan.

“Total ada 15 rumah terdampak. Hari ini yang dibongkar dua rumah yang kondisinya paling parah, milik Bapak Slamet Riyadi dan Bapak Budi Darminto. Sebelumnya ada satu rumah yang roboh sendiri, milik Bapak Supriadi,” jelasnya.

Dia menyebutkan, rumah milik Supardi juga harus dikosongkan karena mengalami pergeseran cukup parah. Sementara, yang memilih bertahan karena merasa rumahnya masih layak melakukan ronda dan pemantauan untuk mengantisipasi hal-hal yang nggak diinginkan.

"Saat ini BPBD juga telah mendirikan tenda pengungsian yang diperuntukkan bagi warga terdampak,” tandasnya.

Yang rumahnya berisiko tinggi, mengungsi ke tempat yang lebih aman tentu saja menjadi ansisipasi yang diperlukan. Sementara, yang memilih bertahan, tetap jangan mengendurkan kewaspadaan, ya! Semoga segera ada kabar baik dari Pemkot Semarang! (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Tanggapan Warga Terkait Kemungkinan Harga BBM Naik pada 1 April 2026

31 Mar 2026

Benar Nggak Sih Mengaktifkan Mode Pesawat Bikin Durasi Ngecas HP Jadi Lebih Cepat?

31 Mar 2026

April Mop atau April Panas? Intip Bocoran Cuaca BMKG Sepekan ke Depan!

31 Mar 2026

Stres Kok Sampai Meriang? Mari Kenalan dengan Demam Psikogenik

31 Mar 2026

Persiapan Menghadapi Fenomena Alam Godzilla El Nino pada Musim Kemarau Nanti, Apa Saja?

1 Apr 2026

Memakai BBM yang Ditimbun Lama, Berbahaya Buat Kendaraan Nggak, Ya?

1 Apr 2026

Legenda Azan Pitu di Cirebon; Kisah Para Muazin Melawan Ilmu Hitam

1 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: