BerandaHits
Minggu, 4 Agu 2018 11:35

Jazz Atas Awan Sempat Molor lantaran Cuaca Ekstrem

Para penonton Jazz Atas Awan yang kedinginan di tengah cuaca esktrem. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Gelaran Jazz Atas Awan sempat mengalami penundaan karena cuaca ekstrem di kawasan Dieng. Acara puncaknya pun dipercepat karena suhu udara yang semakin turun.

Inibaru.id – Ribuan pasang mata tampak bertanya-tanya kapan Jazz Atas Awan bakal segera dimulai. Konser yang semula direncanakan pada Jumat (3/8/2018) pukul 19.30 WIB telah molor hingga hampir dua jam lamanya. Digelar di kawasan Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, konser pun akhirnya dimulai pukul 21.00 WIB.

Konser musik jazz yang merupakan bagian dari Dieng Culture Festival (DCF) 2018 itu ditunda lantaran cuaca ekstrem di Dieng. Suhu di kawasan tersebut mencapai minus satu derajat Celsius sesaat sebelum konser dimulai. Penurunan suhu itu mengakibatkan solar yang menjadi bahan bakar generator listrik penunjang konser membeku.

Sekitar pukul 21.00, suhu mulai naik mencapai 13 derajat Celsius. Konser pun dimulai. Namun, suhu kembali turun hingga  4 derajat Celsius sekitar pukul 23.00 WIB.

Embun es yang ada di atas kendaraan bermotor karena cuaca ekstrim. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Penampilan bintang utama Gugun Blues Shelter (GBS) yang seharusnya dijadwalkan pukul 22.00 WIB pun ikut molor. Grup band yang dikenal lewat lagu "Mobil Butut" itu baru manggung sekitar tengah malam. Sejumlah lagu sempat mereka nyanyikan, termasuk singgel terbaru "Sweet Looking Woman".

Sayang, panitia akhirnya terpaksa menghentikan acara di tengah konser lantaran cuaca kian ekstrem. Kendati masih ada sejumlah nomor lagu yang belum dinyanyikan Gugun dkk, panitia yang nggak mau mengambil risiko pun memilih menghentikan konser.

Sebagai gambaran, cuaca di Dieng malam itu memang tampak memburuk selewat tengah malam. Embun yang turun bahkan tampak mengkristal jadi es.

Nah, bagi Sobat Millens yang masih ingin menikmati setiap rangkaian acara dari DCF 2018, jangan lupa untuk selalu memakai pakaian hangat seperti jaket, sweater, kaos kaki, dan topi agar nggak sampai kedinginan! (Putri Rachmwati/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: