BerandaHits
Rabu, 4 Mei 2021 12:09

6-17 Mei, KA Jarak Jauh Hanya Layani Perjalanan Mendesak dan Non-Mudik

KA Jarak Jauh masih beroperasi di periode larangan mudik. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Di periode larangan mudik 6-17 Mei 2021, KA Jarak Jauh masih tetap beroperasi. Hanya, mereka yang bisa menggunakannya adalah orang-orang yang butuh perjalanan mendesak atau perjalanan non-mudik. Apa saja ya syarat-syaratnya?

Inibaru.id – Pemerintah memastikan mudik dilarang pada 6-17 Mei 2021. Nah, melihat fakta ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun mengeluarkan kebijakan berupa pengoperasian Kereta Api (KA) Jarak Jauh hanya bisa dilakukan untuk kepentingan perjalanan mendesak atau untuk kepentingan non-mudik.

Hal ini ditegaskan dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 serta Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 yang keluar pada 30 April 2021.

Dalam surat edaran tersebut, disebutkan bahwa Kereta Api Jarak Jauh yang beroperasi di periode larangan mudik nggak akan melayani masyarakat umum yang ingin mudik Lebaran. Meski begitu, jika masyarakat membutuhkan perjalanan mendesak dan kepentingan non-mudik untuk perjalanan dinas, mengunjungi keluarga yang sakit, kunjungan duka karena ada anggota keluarga yang meninggal, ibu hamil yang didamping satu anggota keluarga, serta kepentingan non-mudik lainnya bisa memakai kereta api tersebut. Meski begitu, mereka harus membawa surat keterangan yang berasal dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Lantas, bagaimana jika ada pegawai instansi pemerintahan/ASN/BUMN/BUMD/Prajurit TNI/Anggota Polri yang ingin melakukan perjalanan dinas dengan KA Jarak Jauh? Mereka harus membawa print out surat izin perjalanan tertulis. Surat tersebut harus disertai dengan tanda tangan basah atau elektronik dari pejabat setingkat Eselon II. Mereka juga harus membawa identitas dirinya.

Nah, kalau pegawai swasta, bisa membawa print out surat izin perjalanan tertulis yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan. Kalau pekerja informal atau masyarakat umum non-pekerja, mereka harus membawa surat izin perjalanan tertulis yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah setempat.

Syarat naik KA Jarak Jauh dan KA Lokal sangat ketat. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Yang harus diingat, surat-surat izin ini hanya berlaku bagi satu individu dan hanya untuk sekali perjalanan pergi-pulang saja. Surat ini wajib dibawa bagi mereka yang berusia 17 tahun dan lebih.

Nggak hanya surat, kalau kamu ingin melakukan perjalanan dengan kereta api Jarak Jauh juga harus membawa hasil tes negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau Pemeriksaan GeNose C19. Tes-tes itu maksimal diambil 24 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta.

Surat-surat ini bakal diverifikasi saat calon penumpang melakukan boarding di stasiun. Kalau dianggap nggak lengkap atau nggak sesuai, calon penumpang nggak bakal diperbolehkan naik. Tiketnya juga bakal dibatalkan.

KA Jarak Jauh dan KA Lokal Masih Ada yang Beroperasi

FYI, pada periode larangan mudik itu, 19 KA Jarak Jauh bakal tetap beroperasi untuk kepentingan non-mudik dan keperluan mendesak lainnya. Sebagai contoh, KA Jarak Jauh yang beroperasi di Daop 4 Semarang adalah KA Agro Bromo Anggrek, KA Maharani, serta KA Tegal Ekspress.

Kalau kamu membutuhkan perjalanan mendesak dengan kereta, bisa kok membeli tiket kereta-kereta tersebut di aplikasi KAI Access, situs resmi KAI, serta aplikasi mitra resmi KAI. Kamu juga bisa membelinya langsung di stasiun maksimal 3 jam sebelum kereta berangkat.

Hanya, patut diingat kalau tiket yang dijual hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk total. Di dalam kereta, nantinya juga bakal diterapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kalau KA Lokal, setidaknya masih ada 16 KA yang beroperasi. Meski begitu, jam pengoperasiannya juga tetap dibatasi. Sebagai contoh, keberangkatan dari stasiun awal maksimal adalah pukul 20.00 WIB. Nah, khusus untuk KA Lokal di Daop 4 Semarang, hanya KA Kedungsepur dengan rute Semarang Poncol tujuan Ngrombo, Kabupaten Grobogan yang beroperasi.

Kalau kamu ingin mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait dengan tiket kereta api di masa larangan mudik, bisa kok bertanya langsung ke Customer Service di stasiun terdekat. Kamu juga bisa menghubungi Contact Center KAI di nomor telepon 021-121, Whatsapp KAI121 di 08111-2111-121, surel di cs@kai.id, serta di media sosial di akun @KAI121. (IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: