BerandaCOVID 19
Kamis, 25 Nov 2020 10:34

Takut Kasus Covid-19 Naik, Ganjar Usulkan Libur Panjang Akhir Tahun Ditiadakan

Ganjar nggak ingin libur akhir tahun. (Inibaru.id/ Audrian F)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan agar libur akhir tahun dihapuskan saja. Sebab, belajar dari pengalaman libur panjang di bulan Oktober lalu, angka kasus positif Covid-19 justru melonjak.<br>

Inibaru.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan usul yang berbeda terkait dengan libur akhir tahun. Menurutnya, libur akhir tahun sebaiknya ditiadakan saja. Dia berpendapat kalau libur panjang akan membuat grafik kasus konfirmasi positif Covid-19 meningkat.

"Saya usulkan, nggak usah ada libur bersama. Sebab setelah kami analisis, hipotesis kami bahwa peningkatan kasus konfirmasi positif di Jateng akhir-akhir ini karena libur panjang yang kemarin," kata Ganjar usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Selasa (24/11/2020).

Ganjar kemudian menjabarkan kalau pada tanggal 10-12 November lalu, grafik kasus positif di Jawa Tengah naik drastis. Dia dan tim penanganan Covid-19 pun berhipotesis kalau hal itu disebabkan oleh dampak dari libur panjang beberapa minggu sebelumnya.

Ganjar menyarankan untuk memberikan libur secukupnya saja, karena saat ini masyarakat juga sudah banyak menghabiskan waktu di rumah. Kalau menurutnya, every day rasanya seperti Sunday.

"Makanya saya berharap akhir tahun nanti nggak usah ada libur bersama,” sambungnya.

Nggak hanya Jateng saja yang mengalami lonjakan kasus, daerah-daerah lain juga. (Inibaru.id. Triawanda Tirta Aditya)<br>

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yulianto Prabowo membenarkan bahwa tingginya kasus akhir-akhir ini salah satunya karena dampak libur panjang. Namun, Yulianto menambahkan kalau nggak hanya Jawa Tengah saja yang grafiknya naik, tapi juga di beberapa daerah lainnya.

"Itu sudah dianalisis oleh pemerintah pusat, dan memang ada pengaruh (libur panjang) itu. Tidak hanya di Jateng, tapi DKI Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, dan DIY semuanya naik," ucapnya.

Meski naik, Yulianto belum bisa memastikan berapa presentasenya. Sebab, hal itu harus dianalisis sesuai data harian. Sederhananya, Yulianto mengajak untuk membandingkan seminggu sebelum libur panjang dan seminggu sesudahnya. Dalam periode waktu tersebut, memang terjadi kenaikan kasus Covid-19. Tapi soal jumlah pastinya, harus dianalisis secara harian

Pemerintah pusat berencana memberikan libur panjang pada akhir tahun ini. Setidaknya dalam aturan yang ada, tercatat ada 11 hari libur yang akan diberikan pemerintah.

Namun rencana pemberian libur akhir tahun ini berubah. Pemerintah dikabarkan akan melakukan pengurangan hari dalam libur panjang itu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 yang biasanya muncul pasca libur panjang.

Kamu setuju libur panjang atau sebaiknya malah nggak libur saja nih, Millens? (IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: