BerandaCoffreak
Sabtu, 22 Jun 2018 11:21

Lebih Dekat dengan Kopi Arabika Simalungun, Bahan Baku Kopi Starbucks

Buah kopi merah Simalungun. (Lintasgayo.com)

Pencinta kopi asal Sumatera Utara pasti sudah kenal dong dengan kopi Arabika Simalungun. Siapa sangka, kopi ini adalah kopi arabika yang dipasok untuk restoran kopi terkenal, Starbucks.

Inibaru.id - Indonesia patut berbangga karena memiliki hasil alam yang melimpah ruah. Hasil alam itu bahkan sudah diakui dunia memiliki kualitas yang jempolan. Salah satu komoditas yang menembus pasar dunia adalah kopi Arabika yang berasal dari Simalungun, Sumatra Utara.

Nggak main-main, kopi arabika Simalungun ini setiap tahun diboyong restoran kopi ternama di dunia Starbucks sebanyak 30 ton biji kopi yang belum disangrai. Pengusaha kopi Simalungun mulai memasok kopi ke Starbucks pada 2014 lalu setelah menghadiri forum asosiasi kopi internasional.

"Kopi ini bisa diterima ke Starbucks itu awalnya karena ada pertemuan dari forum asosiasi kopi internasional yang dihadiri 47 negara," ujar Walatindaon, Ketua Himpunan Masyarakat Kopi Arabika Sumatera-Simalungun seperti yang ditulis Detik.com (15/5/2015).

Tentu saja hal itu nggak lepas dari rasa kopi Arabika Simalungun yang enak. Kopi arabika itu ditanam di sepanjang pinggiran Danau Toba dengan ketinggian tanah mencapai 1.400 mdpl.

Hasil uji fisik dan uji citarasa kopi Arabika Simalungun memang menunjukkan kualitas yang bagus. Sebanyak 13 sampel kopi Arabika Simalungun diuji 13 kelompok tani di Puslitkoka Indonesia di Jember. Dari pengujian tersebut, didapat hasil kopi Arabika Simalungun nggak terkontaminasi serangga hidup, biji berbau busuk dan kapang, memiliki kandungan air nggak lebih dari 12 persen, serta biji berukuran kecil hingga sedang dan memenuhi syarat mutu SNI kopi.

Seperti ditulis Simalungunarabica.com (25/4/2018), komponen yang diujikan di antaranya fragrance (7,68), flavor (7,66), after taste (7,63), acidity (7,36), body (7,84), uniformity (10,0), balance (7,59), clean cup (10,0), sweetness (10,0), overall (7,69), dengan skor akhir 83,39.

Nggak heran dong kalau kopi ini bisa masuk ke Starbucks? Wah, mantap dah! (IB18/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: