BerandaAdventurial
Jumat, 30 Mei 2019 15:00

Ngabuburit di Kota Salatiga, Yuk, Memburu Bangunan-Bangunan Bersejarahnya!

Benteng Hock Salatiga. (Ferdfound.wordpress)

Nggak hanya punya wisata taman hiburan dan wisata alam yang menyenangkan, Salatiga juga punya beberapa bangunan unik untuk dikunjungi.

Inibaru.id – Berwisata nggak melulu tentang gunung, danau, waduk, atau taman bermain. Kamu bisa mencoba cara berwisata seru yang berbeda namun berkesan lo! Salah satunya mengelilingi kota dan mengunjungi jejak sejarahnya.

Salatiga, sebagai kota dengan julukan paling indah di Jawa Tengah punya banyak sudut menarik untuk dikunjungi. Ini semua karena Salatiga pernah jadi salah satu tempat penting pada masa Belanda dan juga karena percampuran budaya yang terjadi di sana.

Cobalah berjalan-jalan sore di pusat kotanya dan temukan beberapa bangunan peninggalan ini.

  1. Gardu Listrik ANIEM

Garu listrik ANIEM Salatiga. (Kompasiana)

Berkunjung ke gardu-gardu listrik yang terlihat nyentik ini bisa jadi pilihan untuk menikmati sore di kota yang berada di kaki Gunung Merbabu tersebut.

Yap, cobalah jalan kaki santai di Kauman, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Diponegoro. Di sana, kamu bisa menjumpai gardu-gardu yang bentuknya memanjang ke atas dengan tembok tebal dan sebuah pintu yang terbuat dari besi.

Keberadaan gardu-gardu tersebut kini nggak hanya jadi hiasan di Salatiga, tapi salah satu penyokong listrik agar tetap menyala saat itu.

Yap, bangunan dengan tembok tebal itu didirikan untuk melindungi transformator (alat penurun tegangan listrik) dari cuaca panas maupun hujan. Gardu tersebut dibangun oleh perusahaan swasta asal Belanda yang bernama Algemene Nederlandsche Indische Electrisch Maatscappij (ANIEM).

  1. Benteng Hock

Benteng Hock. (Wikimapia)

Nah, jika sudah berada di Jalan Diponegoro, teruslah berjalan hingga menemukan sebuah tempat yang terlihat kuno tapi kekinian. Ia adalah sang Benteng Hock, bukti kegigihan militer Belanda agar tetap bisa menguasai Indonesia.

Belanda membangun Benteng Hock untuk asrama bagi para tentaranya. Kemudian, selepas kemerdekaan, tepatnya pada 1947 bangunan ini dijadikan sebagai kantor kepolisian dan saat ini digunakan sebagai kantor Satuan Lalu Lintas Polres. Kini bangunan tersebut selalu ramai didatangi orang yang hendak membuat SIM.

Lapangan bagian depan dijadikan sebagai lokasi uji coba mengendarai, sedangkan bagian belakang dijadikan sebagai gudang penyimpanan barang bukti kecelakaan. Nah, nggak cuma itu, Millens, saat sore hari, masyarakat sekitar juga kerap menajdikan lapangan sebagai tempat untuk berolah tubuh.

  1. Klenteng Hok Tek Bio

Klenteng Hok Tek Bio (Travel Today)

Selesai berjalan-jalan di Jalan Diponegoro, cobalah datang ke Klenteng Hok Tek Bio Salatiga yang berada di Jalan Sukowati No 13, Kalicacing, Sidomukti, Kota Salatiga. Kamu harus tahu Millens, klenteng ini merupakan saksi sejarah masuknya ajaran agama Buddha di Kota Salatiga.

Klenteng yang didominasi warna merah dan kuning keemasan ini dibangun dengan memiliki sembilan altar (meja pemujaan).

Nggak cuma itu, keunikan dari Klenteng Hok Tek Bio ini adalah sebuah tampa bulat yang menjadi peringatan agar tidak bersumpah di dalam klenteng, kecuali atas perintah pengadilan. Itu karena orang yang melakukan sumpah bohong diyakini akan menerima risiko yang buruk.

Bonusnya, saat hari-hari spesial atau perayaan, akan ada pertunjukan barongsai dan wayang potehi.

Nah, Millens, kalau pas berkunjung ke Salatiga, menjelang berbuka, nggak ada salahnya memburu bangunan-bangunan ini, lo! (IB06/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: