BerandaAdventurial
Minggu, 13 Apr 2019 17:26

Dari Gudang Mesiu, Bangunan Bergaya Gotik Ini Jadi GPIB Tamansari

Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat Tamasari Salatiga. (Kemdikbud)

Selain bentuk bangunannya yang indah, gereja ini juga menyimpah kisah panjang Kota Salatiga.

Inibaru.id – Seperti biasa, saban Minggu tempat ini akan ramai dipenuhi orang. Gereja Protestan Indonesia Bagian (GPIB) Barat Tamansari Salatiga ini memang punya 3 jadwal rutin untuk kebaktian Minggu. Para Jemaat dengan khidmat mengikuti proses kebaktian di dalam bangunan berumur ratusan tahun itu.

Yap, tak banyak yang mengetahui bahwa bangunan yang berdiri bersebelahan dengan gedung modern dan mall itu adalah tinggalan masa kolonial Belanda. Namun, perlu kamu tahu, GPIB Tamansari dibangun pada 1823.

Gereja tersebut berarsitektur Gotikyang populer di Prancis pada abad ke-13. Ini terlihat dari bentuk pintu-pintu bangunan yang beratap dengan apsis setengah lingkaran dan bertudung hingga menyerupai kuncup seperti bawang. Sementara, bagian atas bangunan terdapat lonceng yang ditutup atap meruncing.

Hingga saat ini, kamu masih bisa menikmati keindahan arsitektur tersebut. Dibalut dengan warna putih dan abu-abu, gereja di Jalan Jendral Sudirman No 1 itu tampak klasik.

Sejarah GPIB Tamansari Salatiga

Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat Tamasari Salatiga. (Kompasiana)

Kendati saat ini menjadi tempat ibadah, bangunan tersebut semula merupakan gudang penyimpanan mesiu. Salatiga yang kala itu merupakan garnisun membuat kota tersebut menjadi salah satu pusat kegiatan militer Belanda.

Namun, pada 1866 gudang itu mengalami kebakaran. Pihak Belanda pun mengubah fungsi bangunan menjadi tempat ibadah umat Nasrani atau Indische Kerk.

Keberadaan GPIB juga menjadi awal persebaran Nasrani di Salatiga. Sempat menjadi incaran investor untuk diubah jadi Gedung baru, masyarakat Salatiga bahu-membahu mempertahankannya sehingga tetap kokoh sampai saat ini.

Gimana Millens? GPIB ini bisa jadi salah satu hal seru yang bisa kamu eksplor saat berada di Salatiga, kan? (IB06/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: