BerandaAdventurial
Rabu, 17 Jul 2018 16:45

Suka Duka Jadi Solo Traveler

Potret di area Keraton Surakarta. (Nabilah Rifdha Elmira)

Pada akhirnya, sendiri ataupun dengan orang lain, jalan-jalan tetap nikmat! Itu kata Trinity seorang travel writer dalam bukunya "The Naked Traveler 2". Apa benar demikian?

Inibaru.id - Liburan adalah pilihan yang tepat buatmu yang ingin melepas penat. Yap, terkadang kamu memang butuh ruang sendiri dan sejenak menepi dari rutinitasmu yang padat. Nggak jarang, sejumlah orang akhirnya memutuskan untuk melakukan perjalanan sendiri ke beberapa tempat wisata atau yang lebih seiring disebut solo traveling.

Septiawan Eka Maulana atau akrab salah satunya. Lelaki yang kerap disapa Eka itu memang memiliki hobi jalan-jalan baik sendiri maupun bersama teman-temannya. Beberapa kota seperti Jakarta, Wonosobo, Banyumas, Tegal, dan Kudus pernah disambanginya seorang diri.

Bagi Eka, dia lebih bisa merasakan kebebasan dan menikmati waktu untuk dirinya sendiri saat menjadi solo traveler. Melakukan perjalanan seorang diri juga lebih fleksibel karena bisa menentukan waktu dan destinasi tujuan yang sesuai dengan keinginan.

Bukan berarti berlibur bersama orang lain lebih ribet, Millens. Namun, perbedaan aktivitas dan prioritas terkadang menjadi tembok penghalang bila kamu pengin berlibur bersama temanmu.

“Saat jalan sendirian enaknya aku bisa ngatur perjalanan sendiri, manajemen waktu sendiri, dan bebas menentukan traveling kemana pun aku mau,” terang lelaki asal Demak ini.

Partner yang sejalan merupakan hal yang sulit ditemukan dalam traveling (Instagram/@septiawaneka_m)

Hal itu pun diamini Nabilah. Perempuan yang hobi ber-solo traveling itu mengatakan berlibur bersama orang lain sering memunculkan ketidakcocokan.

"Kalo traveling bareng-bareng nggak enaknya satu mau ini, satu mau itu. Satunya dengkul kijang, satu nggak kuat jalan jauh. Kalau enaknya solo traveling ya kita bisa menentukan itinerary seenak kita, nggak ada yang melarang," ungkapnya.

Eits, tapi menjadi solo traveler itu nggak selamanya enak, lo. Para solo traveler itu memiliki permasalahan masing-masing saat melakukan perjalanan seorang diri. Salah satu permasalahannya yakni bila kamu sakit atau tersesat. Selain itu, kebutuhan akomodasi dan tempat tinggal juga terkadang lebih banyak karena kamu nggak bisa patungan bersama teman perjalananmu.

Nabilah mengakui ada beberapa hal yang kurang menyenangkan saat melakukan perjalanan seorang diri.

“Nggak enaknya si nggak ada yang fotoin," ucap Nabilah diikuti tertawa, "kalaupun ada stranger yang mau motoin, nggak bisa banyak-banyak posenya. Terus mau jajan atau kulineran juga harus mikir-mikir lagi. Kalau barengan kan bisa satu beli ini satu beli itu. Jadi bisa bagi-bagi dan coba semua.”

Ilustrasi menentukan dan mencari informasi tentang destinasi tujuan (Instagram/@beasolotraveler)

Namun, beberapa kekurangan itu bisa teratasi jika kamu telah melakukan persiapan yang matang. Salah Kamu perlu mempersiapkan perjalanan serapi mungkin mulai dari mencari promo penginapan sampai mencari relasi di tempat tujuan.

Yap! Relasi bisa jadi kunci saat solo traveling. Sebagai seorang solo traveler kamu perlu berinteraksi dengan orang lain baik warga lokal maupun sesama turis. Mengapa? Karena kamu pasti akan menemukan informasi-informasi yang mungkin nggak ada di internet lewat ngobrol dengan warga lokal.

Kamu juga bisa berbagi ruang di hostel dengan sesama pelancong untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Jadi, jangan segan untuk berinteraksi dengan orang sekitar ya. Percayalah hal itu akan sedikit banyak membantu perjalananmu.

Nah, itu dia suka dukanya jadi seorang solo traveler. Tinggal kamu pilih yang mana Millens, mau berkelana dengan bebas dan bertemu orang-orang baru atau traveling bersama orang-orang terdekatmu. Apapun pilihanmu, yang penting jangan cuma jadi wacana saja ya! He-he (Faidah Umu/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: