BerandaAdventurial
Minggu, 30 Mar 2019 16:30

Dicap Abai dan Mitos-Mitos Lain yang Kerap Mampir ke Telinga Traveler Millenials!

Generasi millenial dianggap melakukan traveling sekadar untuk eksistensi diri. Benarkah? (Kommersant)

Generasi millenial menjadi kaum yang cukup sering melakukan traveling. Namun, dengan meningkatnya jumlah traveler muda, mitos-mitos baru kemudian berkembang. Mitos-mitos itu nggak jarang pula membuat traveler millenial tampak buruk. Apa saja ya?

Inibaru.id – Media sosial berpengaruh besar dalam mengubah traveling menjadi sebuah kebutuhan bagi anak muda. Nggak hanya sebagai wadah eksistensi diri, medsos juga jadi tempat yang efektif untuk mempromosikan pariwisata suatu daerah.

Sayang, selain efek positif, media sosial juga menimbulkan efek negatif. Salah satu efek negatif ini adalah lahirnya mitos-mitos tentang para traveler muda. Apa saja mitos-mitos tersebut?

Sekadar Bentuk Eksistensi Diri

Traveling nggak sekadar eksistensi diri bagi generasi millenial. (Crowcanyonhome)

Nggak lepas dari gawai bikin generasi millenial sering dituduh melakukan traveling sekadar sebagai bentuk eksistensi diri.

Padahal, menurut laporan The Future of U.S Millenial, bukan media sosial yang mereka perhatikan selama liburan. Traveler generasi ini menekankan pentingnya fasilitas internet di tempat mereka menginap bukan untuk posting foto di media sosial, tapi mengecek surat daring dan berkomunikasi.

Nggak Bertanggung Jawab

https://rover.stridetravel.com/media/wysiwyg/solo-female-traveler-safari-2610260_1920_1_.jpg

Traveler millenials menghargai keaslian tempat yang mereka kunjungi. (Rover.stridetravel)

Generasi millenials kerap dianggap nggak bertanggung jawab dan egois, padahal ini juga hanya mitos. Dibandingkan generasi-generasi sebelumnya, kaum millenials justru lebih peduli dengan segala hal yang disampaikan pemandu, lo.

Mereka cenderung menciptakan komunikasi dua arah dan aktif bertanya. Mereka juga cenderung memperhatikan setiap informasi dengan saksama, serta menyukai keaslian dari tempat yang mereka kunjungi.

Hm, ini berarti generasi millenials justru menjadi orang-orang yang peduli pada kelestarian lingkungan dan budaya juga pastinya!

Menghabiskan Sedikit Uang

https://smallbiztrends.com/wp-content/uploads/2015/01/spending-money-on-social-media-850x476.jpg

Generasi millenial lebih memprioritaskan keselamatan ketimbang harga murah. (Smallbiztrends)

Mitos lain yang berkembang tentang traveler millenials adalah mereka nggak menghabiskan banyak uang. Ini melahirkan mitos lain bahwa mereka nggak memberi pendapatan besar bagi daerah wisata tujuan mereka.

Hm, ini lagi-lagi sekadar mitos. Masih menurut laporan The Future of U.S Millenial, sebanyak 57 persen anak muda lebih mengutamakan keselamatan ketimbang harga murah, lo. So, they spend money for no worry, too!

Nggak Ramah Pada Orang Asing

https://i.kinja-img.com/gawker-media/image/upload/s--U8DvGD9m--/c_scale,f_auto,fl_progressive,q_80,w_800/1321820848233458609.jpg

Mereka ramah pada orang asing, lo. (Flygirl.jezebel)

Generasi millenial juga dianggap susah bergaul dengan orang asing, terutama terhadap orang dari generasi yang berbeda dengan mereka. Nggak sepenuhnya benar!

Kenyataannya, jika sedang mengikuti tur secara berkelompok, mereka justru umumnya memanfaatkan kesempatan itu untuk memperluas relasi. Kesamaan tujuan wisata kerap menjadi “alat” untuk mendekatkan diri dengan peserta lain.

Sebagai traveler millenials, setujukah kamu dengan mitos-mitos itu? Atau, kamu justru punya perspektif lain tentang generasimu? (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: