BerandaAdventurial
Rabu, 6 Mei 2025 11:06

Di Seoul, Ada Lomba Lari Marathon Sambil Mendorong Kereta Bayi!

Lomba marathon sambil mendorong kereta bayi. (Naver/Kim Sung-jin)

Digelar pada Sabtu (3/5/2025), lomba lari marathon sambil mendorong kereta bayi digelar sebagai ajang bagi orang tua yang pengin quality time dengan anak-anaknya.

Inibaru.id – Nggak cuma anak muda Indonesia yang belakangan ini gemar mengikuti aktivitias lari atau setidaknya mengikuti ajang lari marathon. Di Seoul, Selatan juga.

Di sana, bahkan ada lomba marathon yang sulit ditemukan di tempat lainnya, yaitu lomba marathon sambil mendorong kereta bayi.

Diadakan pada Sabtu (3/5/2025) lalu, masyarakat Korea Selatan meramaikan 2025 Seoul Stroller Run. Setidaknya ada 1.000 peserta yang ikut serta dalam marathon sejauh 5 kilometer ini. Mereka tampak begitu bersemak an meski hujan sempat turun dengan deras di tengah berlangsungnya pertandingan.

Mereka berlari dari Alun-alun Gwanghwamun menuju perempatan Sejong-daero, lalu dilanjutkan ke Stasiun Jonggak, perempatan Gwanggyeo, perempatan Cheonggye 5-ga, Alun-Alun Seoul City Hall, dan berakhir di perempatan Mugyo-dong.

Alasan dari diadakannya lomba lari yang nggak biasa ini adalah untuk memberikan pengalaman yang nggak terlupakan bagi orang tua ataupun anak-anak mereka. Maklum, di Seoul, banyak orang tua yang sangat sibuk sampai-sampai jarang bermain bersama dengan anak-anaknya.

Anak-anak juga nggak mungkin kan meminta pegawai childcare tempat mereka dititipkan untuk menemani mereka berolahraga atau melakukan aktivitas di luar ruangan?

Masyarakat Seoul antusias meramaikan lomba lari marathon sambil mendorong kereta bayi. (Naver/Oh Dae-il)

Selain warga biasa, Wali Kota Seoul Oh Se-hoon diketahui ikut serta dalam gelaran marathon ini. Penyanyi Sean (Jinusean) juga ikut serta. Mereka berlari dengan memakai topi dan jas hujan sembari mendorong kereta bayi yang berisi anak-anak mereka.

Salah seorang peserta, Hwang Sung-hong (40) mengaku sengaja ikut serta dalam acara ini meski nggak pernah ikut lomba marathon sebelumnya. Alasannya persis sebagaimana yang diungkap dalam promosi dari gelaran ini, yaitu pengin bikin anak-anaknya bahagia merasakan aktivitas dengan anaknya pada akhir pekan.

“Saya sangat sibuk bekerja, sedangkan pada akhir pekan biasanya hanya beristirahat di rumah. Pas mendengar adanya promosi lomba marathon ini, saya langsung tertarik karena sudah lama nggak melakukan aktivitas di luar ruangan bareng anak-anak,” ungkapnya sebagaimana dinukil dari Naver, (3/5).

Layaknya orang-orang tua lainnya, Sung-hong tentu nggak berpikir untuk jadi yang tercepat. Mereka berlari sembari mendorong kereta dan mengobrol dengan anak-anaknya. Setelah sampai garis finish, banyak dari keluarga yang ikut serta mengambil foto bersama. Seru, ya?

Hm, jadi penasaran, mungkin nggak ya lomba semacam ini juga digelar di Indonesia? Pasti bakal menarik dan banyak yang akan ikut serta. Setuju kan, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: