BerandaTradisinesia
Rabu, 10 Okt 2023 09:20

Sejak Kapan Siswa Laki-Laki SMA Kolese De Britto Boleh Gondrong?

Siswa laki-laki SMA Kolese de Britto dengan rambut gondrong. (SMA Kolese De Britto)

Beda dengan siswa laki-laki sekolah lain yang biasanya berambut pendek, siswa SMA Kolese de Britto Yogyakarta justru sering kali memiliki rambut panjang. Kok di sana boleh, ya?

Inibaru.id – Beda dengan siswa perempuan yang boleh memanjangkan rambutnya, rambut siswa laki-laki di sekolah-sekolah Indonesia biasanya pendek. Alasannya adalah agar terlihat rapi atau tetap disiplin terhadap peraturan. Tapi, aturan ini nggak berlaku di SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Di sana, bukan hal aneh melihat siswa laki-laki memiliki rambut gondrong.

Bukannya mau menantang arus atau berusaha anti-mainstream, ada alasan yang membuat siswa laki-laki SMA Kolese de Britto boleh memiliki rambut panjang. Ternyata, hal ini sudah mulai dilakukan semenjak 1976, lo.

Saat itu, pamong sekolah tersebut adalah Romo J. Oei Tik Djoen S.J. Nah, beliau membacakan ceramah berjudul Sikap Dasar Pendidikan Bebas di SMA De Britto di IKIP Negeri Yogyakarta pada 29 Mei 1976. Di kampus yang kini lebih dikenal sebagai Universitas Negeri Yogyakarta tersebut, Romo J. Oei Tik Djoen menekankan pentingnya pendidikan bebas di sekolah yang dia urus.

“Isi ceramah Romo J. Oei Tik Djoen menekankan kalau pendidikan bebas yang diterapkan di SMA De Britto nggak mengarah ke pendidikan ke arah anarki, sistem yang benar-benar bebas dari peraturan, atau sudah menyeleweng dari cita-cita pendidikan. Ada beberapa hal yang bisa dibebaskan karena dianggap penting bagi pembentukan pribadi,” ucap Waka Humas SMA Kolese De Britto Sriyanto sebagaimana dilansir dari Kompas, Senin (9/10/2023).

Siswa laki-laki di SMA Kolese De Britto boleh memiliki rambut panjang sejak 1976. (Pintek)

Nah, salah satu kebebasan yang dianggap penting bagi pembentukan pribadi adalah bolehnya siswa laki-laki memiliki rambut panjang. Siswa SMA yang kala itu berada di usia remaja dianggap berhak mengambil keputusan sendiri terkait panjang rambutnya. Bahkan, siswa-siswa sekolah tersebut juga dibebaskan untuk memakai sepatu atau sandal.

“Rambut panjang, pakai sandal atau sepatu, itu kan tampilan luarnya. Mereka jadi lebih lepas dalam menentukan pilihan sesuai dengan kompetensi, minat, bakat, dan nuraninya. Intinya, kalau mereka ‘bebas’, mereka bisa mencipta dan berkreasi dengan leluasa,” lanjut Sriyanto.

Selain membebaskan siswa-siswanya, SMA Kolese De Britto juga menyediakan banyak pilihan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan diri, khususnya di bidang seni, ilmu pengetahuan, atau olahraga. Dari kegiatan-kegiatan itu, banyak siswa yang mampu meraih prestasi di level nasional ataupun internasional.

“Kalau menurut saya, kebebasan kan nggak hanya soal tampilan. Ada lebih dari itu yang bisa diekspresikan,” pungkas Sriyanto.

Ternyata itu alasan mengapa siswa laki-laki SMA Kolese De Britto dari kelas 10 sampai kelas 12 boleh berambut panjang. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: