BerandaTradisinesia
Sabtu, 17 Sep 2021 11:00

Sederet Mitos Larangan Pernikahan Jawa, Kamu Percaya?

Ada banyak mitos larangan pernikahan adat Jawa yang masih dipercaya hingga sekarang. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Ada banyak sekali mitos larangan pernikahan Jawa yang dipercaya hingga sekarang. Mitos-mitos ini kabarnya bisa mempengaruhi keharmonisan pasangan hingga soal rezeki. Apa saja ya mitos-mitos tersebut?

Inibaru.id – Pernikahan dengan adat Jawa memang sangat menarik. Ada banyak aturan yang harus dipatuhi. Bahkan, ada juga lo sederet mitos larangan pernikahan Jawa yang nggak boleh diabaikan.

Kamu pasti pernah mendengar soal weton, hari baik, hingga bibit, bebet, dan bobot kalau sudah masalah mencari jodoh atau pernikahan di adat Jawa. Konon sih ya, hal ini bisa mempengaruhi kelanggengan pernikahan hingga hal-hal lain seperti keturunan, rezeki, kesehatan, dan lain-lain.

Nah, biar kamu nggak semakin penasaran, yuk simak apa saja ya mitos larangan pernikahan Jawa!

1.       Mitos Anak Pertama dan Anak Ketiga

Banyak orang tua Jawa yang sangat memperhatikan pernikahan antara anak pertama dengan anak ketiga. Jadi, maksudnya adalah, suami adalah anak pertama dari suatu keluarga dan istri adalah anak ketiga dari keluarga lainnya atau sebaliknya. Dalam budaya Jawa, hal ini disebut sebagai ‘jilu’ alias ‘siji karo telu’ yang artinya adalah satu dan tiga.

Konon, pasangan ‘jilu’ ini kabarnya bakal menjalani pernikahan dengan penuh perjuangan. Bahkan, ada yang percaya kalau pasangan ini sering tertimpa kesialan dengan rumah tangga yang nggak akur, mengalami perceraian, dan lain-lain.

Kalau pasangan tetap memaksakan diri menikah meski sudah melanggar larangan ini, bisa jadi bakal sering mengalami masalah. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

2.       Mitos ‘Siji Jejer Telu’

Kalau mitos yang ini adalah jika suami, istri, serta salah satu dari orang tua keduanya adalah anak pertama. Kalau pasangan ini tetap menikah, kabarnya rumah tangganya juga bakal dilalui dengan penuh perjuangan. Orang tua yang percaya dengan mitos ini bisa saja melarang anaknya menikah jika kondisinya seperti ini.

3.       Perhitungan Weton atau Hari Lahir Pasangan Suami-Istri

Weton adalah perhitungan yang didasari oleh hari lahir seseorang berdasarkan penanggalan Jawa. Contohlah, anak yang lahir pada Sabtu Pahing disebut-sebut punya angka paling tinggi. Sejumlah weton kabarnya nggak cocok untuk dipasangkan. Nah, kalau pasangan ternyata nggak cocok weton-nya, bisa jadi dilarang menikah lo oleh orang tuanya.

Konon sih ya, kalau tetap memaksakan untuk menikah, bisa jadi pasangan ini bakal sering mengalami kesialan atau rumah tangganya nggak harmonis, lo.

4.       Dilarang Menikah di Bulan Suro

Kalau mitos yang ini sangat dipercaya masyarakat Jawa hingga sekarang. Di bulan Suro penanggalan Jawa atau bulan Muharram di penanggalan Islam, biasanya nggak boleh diadakan pernikahan atau hajatan lainnya. Kalau nggak, pernikahannya dipercaya bakal berakhir dengan bencana.

Mitos ini diyakini berasal dari kepercayaan bahwa di bulan ini, penguasa Laut Selatan Nyi Roro Kidul juga sedang melakukan hajatan. Masyarakat nggak boleh ‘menandingi’ hajatan ini kalau nggak ingin ikut-ikutan kena sial.

Dari semua mitos larangan pernikahan Jawa itu, kamu masih percaya dengan yang mana, nih, Millens? (Hip/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: