BerandaTradisinesia
Senin, 19 Jan 2020 07:00

Sebuah Warita tentang Wayang Beber

Wayang beber. (Kebudayaan.kemdikbud)

Walau kalah pamor dengan wayang kulit, wayang beber patut untuk diketahui. Yuk, kenali wayang beber lebih dalam!

Inibaru.id – Menyoal wayang, sebagian besar orang biasanya bakal merujuk pada wayang kulit. Padahal, Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity asli Indonesia versi UNESCO itu nggak cuma wayang kulit, tapi juga ada Wayang Beber.

Hm, mungkin kamu juga nggak tahu tentang wayang satu ini! Namun, siapapun tentu mafhum, karena pertunjukan wayang yang termasuk tua tersebut sudah mulai susah ditemukan. Bahkan, laman resmi Kemendikbud menyebut wayang ini sudah hampir punah.

Seorang dalang memainkan wayang beber pada Festival Panji. (Festival Panji)

Dalam bahasa Jawa, beber berarti kisah. Wayang beber adalah kisah yang kemudian dikisahkan kembali kepada masyarakat. Disitat dari Indonesia.go, wayang ini mulai muncul pada 1223, bertepatan dengan keberadaan Kerajaan Jenggala. Kala itu, wayang beber digambar pada daun lontar atau siwalan.

Pada 1244, wayang beber baru digambar di atas kertas dari kayu (dluwang), dengan penambahan pelbagai ornamen. Tongkat kayu untuk memudahkan dalang menggulung atau membuka kertas kemudian ditambahkan pada 1316.

Beda dengan Wayang Kulit

Berbeda dengan wayang kulit yang mempertunjukkan satu per satu tokoh wayang, pergelaran wayang beber dilakukan dengan membentangkan gulungan cerita wayang. Dalang wayang beber akan membuka gulungan, menancapkan tongkat pada kayu penopang, lalu mulai bercerita.

Dalangakan menggunakan kayu kecil (tuding) untuk menunjuk tokoh yang diceritakan. Sembari berkisah, dia bakal diiringi gamelan sederhana yang terdiri atas rebab, kendang, ketuk, gong, dan kenong.

Seorang dalang membentangkan wayang beber. (Pacitanku)

Bukan Mahabarata atau Ramayana

Berbeda dengan wayang kulit purwa yang mengulas tentang Mahabarata atau Ramayana, cerita yang dibawakan pada wayang beber, seperti wayang gedog, adalah cerita Panji.

Kisah Panji memiliki dua tokoh utama, yakni Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji. Wayang beber biasanya habis diceritakan dalam dua jam. Lebih singkat dari wayang kulit ya, Millens!

Meski sudah jarang ditemui, masih ada dua keluarga yang menyimpan wayang beber yang diyakini asli hingga kini. Mereka adalah Ki Karmanto Hadi Kusumo di Gunungkidul, Yogyakarta, dan Mbah Mardi di Pacitan, Jawa Timur. Kedua orang itu mewarisi wayang beber dari nenek moyang masing-masing.

Bakal sayang sekali kalau nanti wayang beber punah. Nah, biar nggak punah, yuk uri-uri wayang beber! (IB03/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Sejarah Marga Kolopaking, Trah Bangsawan Kebumen yang Berasal dari Kisah Kelapa Aking

3 Agu 2026

Berkolaborasi dengan China, Lampung Siap Luncurkan Satelit Lampung-1

4 Agu 2026

Naik Lima Kali Lipat, Biaya Lepas Status WNI Resmi Naik Jadi Rp5 Juta, Ini Alasannya

5 Agu 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60% Saham KCIC untuk Restrukturisasi Utang Whoosh

6 Agu 2026

CoreWeave Investasi Miliaran Dolar AS, Bangun Tiga Pusat Data AI Pertama di Indonesia

7 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: