BerandaTradisinesia
Jumat, 16 Des 2021 15:27

Nggak Lagi Bisa Asal Diklaim, Gamelan Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO!

Gamelan jadi warisan budaya tak benda UNESCO dari Indonesia. (Flickr/Seika)

Keren nih, gamelan jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO dari Indonesia. Alat musik ini dianggap memiliki filosofi luar biasa sehingga dikukuhkan Badan PBB ini sebagai warisan budaya yang harus selalu dilestarikan!

Inibaru.id – Asyik nih, Millens, alat musik tradisional Indonesia, gamelan, resmi jadi Warisan Budaya Tak benda UNESCO. Intinya sih, gamelan diakui jadi alat musik tradisional Tanah Air jadi nggak bisa lagi asal diklaim bangsa lain, deh.

Jadi ya, pengumuman ditetapkannya gamelan jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO diumumkan oleh Intangible Cultural Heritage Commision di Paris, Prancis, Rabu (15/12). Kabar ini pun membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahagia.

Kabar baik hari ini datang dari kantor pusat UNESCO di Paris. Badan PBB yang mengurusi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan telah menetapkan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage) UNESCO,” tulis Jokowi di akun Instagram resminya, Rabu (15/12).

Menurut Jokowi, gamelan sudah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Di sejumlah daerah, gamelan masih dimainkan hingga sekarang, khususnya di acara-acara kesenian rakyat atau acara budaya.

Contohlah nih, di Bali, Madura, dan Lombok, masih bisa dengan mudah kamu menemukan acara kesenian yang mendendangkan musik dari gamelan. Nah, khusus untuk gamelan Jawa, bahkan sampai bisa ditemukan di relief Candi Borobudur dan Prambanan, lo. Konon sih ya, gamelan Jawa sudah ada sejak 404 Masehi.

Presiden Jokowi bahagia dan bangga gamelan jadi warisan budaya tak benda UNESCO. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

“Gamelan sudah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari rakyat di berbagai daerah di Indonesia, terus dipelajari, dikembangkan, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Gamelan juga memberi inspirasi dan pengaruh terhadap musik dunia,” ungkap Jokowi.

Nah, pemerintah ternyata juga serius untuk melestarikan gamelan agar tetap terus dimainkan hingga di masa depan. Caranya tentu saja dengan menggencarkan pelatihan dan pendidikan di banyak tempat. Di sekolah-sekolah atau universitas, misalnya, masih banyak kok ekstrakurikuler gamelan. Keren, ya?

Selain itu, gamelan bakal lebih sering dimainkan baik itu di acara-acara formal ataupun non formal. Contohlah nih, di festival-festival, pawai, pertunjukan, hingga acara pertukaran budaya, Millens.

Sudah ada 12 Warisan Budaya Tak Benda UNESCO di Indonesia

Dikukuhkannya gamelan jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO membuat daftar warisan budaya yang masuk kategori ini dari Indonesia jadi 12. Sebelumnya, ada keris, wayang, batik, angklung, tari saman, noken, seni pembuatan kapal pinisi, tradisi pencak silat, pantun, hingga pendidikan dan pelatihan batik.

Bagi UNESCO, gamelan memiliki nilai filosofi yang tinggi. Alat musik ini nggak hanya jadi saran ekspresi budaya, melainkan juga mengoneksikan manusia baik itu yang memainkannya ataupun yang menikmatinya.

Bangga ya Millens, gamelan jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. (Kum/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: