BerandaTradisinesia
Sabtu, 6 Jul 2018 13:00

Lebaran Sapi, Bentuk Rasa Syukur Warga Lereng Gunung Merapi Boyolali

Para warga mengarak sapi keliling desa. (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Dikenal sebagai kota penghasil susu sapi, Boyolali juga memiliki tradisi unik bernama Lebaran Sapi. Wah, seperti apa ya bentuk tradisi tersebut?

Inibaru.id – Euforia lebaran memang sudah berlalu, Millens. Tapi serba serbinya tetap menarik untuk disimak. Kemeriahan inilah yang membuat kita selalu rindu dan ingin berjumpa dengan lebaran tahun berikutnya. Iya nggak? 

Nah, hal yang akan kita bahas bukanlah lebaran biasa. Namanya Lebaran Sapi atau Bakdan Sapi. Lebaran hewan ini dilaksanakan di Desa Sruni Boyolali. Sebenarnya nggak mengherankan jika sapi di sana punya hari khusus. Boyolali dikenal sebagai penghasil susu terbesar di Jawa Tengah. 

Melansir Detik.com (22/06/2018), Lebaran Sapi merupakan tradisi yang dilakukan oleh warga Desa Sruni sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah berupa ternak sapi yang hasil susunya secara turun temurun menjadi pendapatan utama daerah tersebut.

Sapi yang diwarnai dan dikalungi ketupat (Sieradmu.com)

Hadi Sutarno sesepuh daerah itu mengatakan tradisi ini merupkan wujud rasa syukur serta warisan dari nenek moyang yang harus dibudayakan dan dilestarikan.

“Ini wujud syukur kami kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan melalui ternak sapi. Selain itu juga sekaligus memohon kepada Tuhan agar hewan-hewan ternak kami beranak pinak dan dijauhkan dari penyakit. Khususnya untuk sapi perah semakin banyak menghasilkan susu untuk menopang kehidupan warga,” ungkapnya.

Diarak Keliling Desa

Sapi-sapi milik warga akan dikumpulkan jadi satu untuk diarak keliling desa. Nggak hanya diarak, sapi-sapi itu juga dikalungi ketupat sebagai simbol lebaran. Bahkan ada beberapa sapi yang dicat warna-warni untuk menambah kemeriahan saat arak-arakan.

Suasana kenduri sebelum arak-arakan. (Detik.com)

Sebelum arak-arakan, para warga biasanya akan melakukan kenduri atau doa bersama di jalan desa yang dipimpin oleh tokoh agamawan setempat. Setelah berdoa warga akan menyantap ketupat lengkap dengan sayur dan lauk pauknya yang telah mereka bawa dari rumah.

Setelah kenduri selesai, warga akan bersiap untuk mengarak sapi keliling desa. Tapi bukan hanya sapi saja, lo. Hewan ternak lain seperti kambing juga ikut diarak. Tak ketinggalan gunungan ketupat dan sayur mayur serta kesenian tradisional juga ikut dalam barisan tersebut.

Wah, meriah sekali ya, Millens. Semoga tradisi lebaran sapi ini akan terus berlangsung dan semakin meriah tiap tahunnya. (IB13/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: