BerandaTradisinesia
Kamis, 31 Jul 2019 11:52

Aneka Pertunjukan Meriahkan Tradisi Apitan Warga Sampangan Semarang

Arak-arakan di sekitar Jalan Sampangan, Kota Semarang, Sabtu (27/7). (Inibaru.id/ Audrian F)

Di tengah terik siang yang begitu menyengat di Jalan Menoreh Raya, Sampangan, Kota Semarang, disesaki oleh masyarakat. Mereka mengenakan berbagai pernak-pernik menarik mulai dari baju adat, tari modern, hingga pakaian karnaval.

Inibaru.id - Ramai dan seru. Itulah kesan saat menyaksikan acara ini. Masyarakat dari berbagai latar belakang dan usia memadati pinggir jalan untuk menonton jalannya tradisi apitan ini. Yang membuat meriah, aneka pertunjukan yang juga digelar di sepanjang acara. Nggak ketinggalan menarik juga, banyak gunungan yang berisi tumbuhan palawija dari hasil bumi masyarakat Sampangan.

Tradisi Apitan menurut ketua acara, Wagiran, tergelar dalam rangka sebagai ungkapan rasa syukur atas segala karunia kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan limpahan rezeki selama satu tahun ini.

“Bentuk rasa syukur diharapkan dapat memberikan pelajaran kepada kita semua dan utamanya generasi penerus akan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kegotongroyongan dan kebersamaan yang telah diwariskan oleh nenek moyang atau leluhur,” terang Wagiran dalam sambutannya pada Sabtu (27/7).

Ibu-ibu dengan segala pernak-perniknya turut mewarnai tradisi Apitan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sesuai visi Kota Semarang, tradisi Apitan ini mengusung tema “Upaya Membangun Kebersamaan untuk Mewujudkan Kota Semarang Semakin Hebat dan Sejahtera”. Wagiran juga menjelaskan arti dari tema tersebut bahwa kita semua harus bergerak bersama.

“Slogan 'Semarang Semakin Hebat dan Sejahtera' tidak akan terwujud kalau warga kota Semarang tidak mempunyai tujuan bersama untuk maju mengambil peran masing-masing,” tandas Wagiran.

Pada perhelatan tradisi Apitan kali ini digelar pawai keliling dari berbagai RW Kelurahan Sampangan. Rangkaian acara dimulai dengan arak-arakan. Di depan, pasukan pembawa bendera berjalan. Diikuti pramuka, gunungan hasil pertanian, kelompok seni, dan kreasi warga seperti pupuk kompos dan lain-lain. Gunungan hasil bumi palawija tentu daya tarik utama. Setelah pawai berakhir gunungan tersebut akan dibagikan kepada warga sekitar yang mengikuti tradisi apitan.

Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti saat memberikan sambutan. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sementara itu Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang juga turut menghadiri acara tersebut salut kepada warga Sampangan yang meskipun di siang hari namun tetap semangat untuk menjalankan tradisi.

“Saya awalnya agak terkejut dengan penyelenggaraan ini yang diadakan di siang hari. Panasnya menyengat. Tapi untuk masyarakat Sampangan saya mengacungi jempol karena tetap semangat untuk menjalankan tradisi ini,” pungkas Hevearita.

Nggak hanya arak-arakan, Millens. Masih ada pertunjukan kuda lumping oleh Grup Turonggo Seto selepas selesai arak-arakan. Lalu malamnya ada pertunjukan wayang kulit semalam suntuk bersama Ki Kusni Kesdik dari Kabupaten Klaten dengan cerita “Tumuruning Wahyu Topeng Mojo”.

Wah, warga Sampangan memang hebat seperti halnya slogan Kota Semarang dalam menjalankan tradisi. Kamu harus seperti itu juga ya, Millens. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: