BerandaTradisinesia
Minggu, 16 Mar 2019 09:00

Ebleg dan Tiga Tari Tradisional Ini Harus Kamu Tonton Kalau ke Kebumen

Gamelan dalam kesenian Ebleg. (djangkarubumi.com)

Cepetan, Keselong, Lawet, dan Ebleg merupakan kesenian tari dari Kebumen. Masing-masing tarian ini memiliki gerakan yang unik dan sarat makna. Kulik lebih jauh tentang tarian ini, yuk!

Inibaru.id – Selain memiliki tradisi unik, Kabupaten Kebumen juga memiliki tari-tarian yang menarik. Ebleg, Lawet, Cepetan, dan Keselong merupakan tari-tarian yang berasal dari kabupaten ini. Setiap tarian tentu punya gerakan khasnya masing-masing. Seperti apa keempat tarian tersebut?

Ebleg

https://i.ytimg.com/vi/XbNw5zsZt4k/maxresdefault.jpg

Ebleg. (ytimg.com)

Ebleg merupakan kesenian yang menjadi cikal bakal lahirnya kuda lumping. Kesenian ini telah berkembang sejak Kebumen masih bernama Panjer. Nggak heran ketika melihat tarian ini, kamu bakal menjumpai para penari memegang kuda dari anyaman bambu.

Saat menari, mereka diiringi musik yang berasal dari kendang, gong, gamelan pelog, dan terompet dengan suara yang khas.

Selain musik, gending atau lagu turut pula dilantunkan. "Eling-Eling" dan "Rito-Rito" dari Kitab Sastra karya Sultan Agung Hanyakrakusuma biasanya menjadi gending-gending yang dilantunkan dalam tarian ini.

Lawet

http://3.bp.blogspot.com/-kkzC4ymuK2Q/UdO2cS0cBeI/AAAAAAAAAhs/NZIyz9AnqiI/s1600/DSC_0283.JPG

Tari lawet. (sma1kebumen.blogspot.com)

Lincah, ceria, bebas! Itulah makna-makna yang ingin disampaikan lewat tarian Lawet. Dengan kostum menyerupai burung, penari Lawet membuat gerakan loncat, menyucuk, dan melompat. Gerakan-gerakan ini menggambarkan bagaimana usaha seekor burung bertahan hidup di alam bebas.

Cepetan

https://4.bp.blogspot.com/-pS3gAYh5adQ/WW73qxAYofI/AAAAAAAAAQc/XiJ_RxIhsEYQTihtMoASAqkv3jt2AbPiwCLcBGAs/s1600/Tari%2BCepetan%2BKebumen.jpg

Cepetan. (kebumenhow.com)

Dalam tari Cepetan, para pemain akan membentuk posisi empat mata arah angin. Sebelum mulai menari, mereka bersujud pada empat penjuru itu.

Ini merupakan simbol dari kepercayaan Jawa yang berbunyi, “Sedhulur papat, lima pancer”. Diiringi musik gamelán, simbal, bedug, dan saron, aksi tarian ini biasanya ditutup dengan aksi pemain yang kesurupan.

Keselong

http://2.bp.blogspot.com/-vj7L2Dm3FOA/T8R80n2uFSI/AAAAAAAAAn4/OcbiwDPE1Ew/s320/condong.jpg

Tari Keselong. (juniaminudin.blogspot.com)

Tari Keselong menyimpan cerita sekaligus petuah yang menarik untuk anak-anak. Dalam tarian ini diceritakan beberapa anak yang kerap bermain di sebuah lereng hingga lupa waktu.

Lantaran terlalu asyik, mereka sampai tidak sadar seorang kawan mereka hilang. Setelah menyadari salah satu teman mereka hilang, anak-anak itu lantas mencarinya. Mereka berhasil menemukan temannya karena mendengar tangisan di tengah kuburan. Hih, serem!

Dari keempat tarian itu, mana yang paling kamu sukai? Kebumen ternyata memang memiliki kesenian-kesenian yang unik, ya! Ada yang pernah menonton? (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Indikator Bensin Menyala, BBM Mobil Masih Sisa Berapa?

19 Mar 2026

Mencicipi Kelezatan Nasi Liwet dan Cabuk Rambak Bu Parmi Solo yang Melegenda

19 Mar 2026

Jangan Kalap! Tips Aman Santap Menu Lebaran buat Si Diabetes & Hipertensi

19 Mar 2026

Mudik Tetap Glowing! Ini Trik Reapply Sunscreen Tanpa Bikin Makeup 'Longsor'

19 Mar 2026

Operasi Ketupat PDAM Semarang: Puluhan Sambungan Air Diputus, tapi Ada Toleransi

19 Mar 2026

Sheer Khurma, Puding Manis yang Mengikat Kenangan Lebaran di Persia

19 Mar 2026

Sampaikan Hasil Sidang Isbat, Kemenag: Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu, 21 Maret

19 Mar 2026

Aman Nggak Sih Mencampur Pertalite dan Pertamax untuk Kendaraan Bermotor?

20 Mar 2026

Eksis Lebih dari 7 Dekade, Begini Cerita Rumah Makan Bu Carik Temanggung

20 Mar 2026

Duduk di Atas Bantal Bikin Bisulan? Ini Fakta Medisnya!

20 Mar 2026

Mencapai Keputusan Bisnis yang Saling Menguntungkan: Incentive Alignment!

20 Mar 2026

Jangan Asal Taruh! Roda Koper Ternyata 58 Kali Lebih Kotor dari Kursi Toilet

20 Mar 2026

Seperti Apa ya Suasana Idulfitri di Suriname?

21 Mar 2026

Uniknya Makam Mbah Kuwu di Kebumen yang Full Kayu!

21 Mar 2026

Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta: Wujud Syukur dan Sedekah Raja untuk Rakyat

21 Mar 2026

Sering Ketindihan? Itu Tanda Tubuh yang Sedang 'Lag'!

21 Mar 2026

Seni, Tradisi, dan Ekspresi Keislaman di Festival Takjil Piji Wetan

22 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Kebun Teh Sikatok di Wonosobo

22 Mar 2026

Ternyata, Kangkung Nggak Pernah Ada di Menu bagi Pasien Rumah Sakit

22 Mar 2026

Michael Spence, Teori Sinyal, dan Proses Rekrutmen di Perusahaan Modern

22 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: