BerandaTradisinesia
Rabu, 15 Mei 2018 10:00

Desa-Desa Wisata Kabupaten Semarang Unjuk Gigi di Festival Rawapening

Stand Desa Wisata Kebondowo. (inibaru.id/Faidah Umu)

Kabupaten Semarang memiliki 30 desa wisata, 23 di antaranya mengikuti Festival Rawapening pada 12-13 Mei 2018. Bagaimana keseruannya?

Inibaru.id – Festival Rawapening 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang berlangsung meriah. Festival yang berlangsung selama dua hari (12-13 Mei 2018) tersebut dibuka dengan seremonial berupa larungan di danau alami Rawapening pada 12 Mei 2018 yang dilakukan oleh Bupati Semarang Mundjirin beserta jajarannya.

Selain acara larungan ada juga lomba-lomba menarik yang ditujukan kepada desa wisata yang ada di Kabupaten Semarang. Lomba-lomba itu antara lain lomba lukis payung, lomba jajanan khas (oleh-oleh), lomba kreasi cinderamata, dan lomba desa wisata.

Dalam festival ini seluruh desa wisata di Kabupaten Semarang diberikan kesempatan untuk memamerkan serta promosi potensi wisata yang ada di desanya. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih mengatakan, festival ini bertujuan untuk mempromosikan desa wisata dan potensi kabupaten.

“Ada banyak paket wisata. Ada wisata edukasi, sejarah, religius, dan lain-lain,” ungkap Dewi.

Kreasi cenderamata Desa Kebondowo (inibaru.id/Faidah Umu)

Ada sekitar 23 desa wisata dari 218 desa di Kabupaten Semarang yang ikut serta dalam festival ini. Selain itu, ada pula pelaku-pelaku pariwisata seperti Perhimunan Hotel dan restoran Indonesia (PHRI), Komunitas Balangga dan UMKM. Selain peserta dari Kabupaten Semarang, daerah Kedungsepur seperti Kendal, Demak dan Salatiga juga ikut serta dalam festival desa wisata.

Dari puluhan desa wisata yang mengikuti kompetisi, Dusun Penggaron Wetan, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru meraih anugerah desa wisata terbaik di Kabupaten Semarang. Sedangkan Dusun Dampu, Desa Nganoman, Kecamatan Ungaran Timur, menjadi juara dua, sementara Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, menempati posisi ketiga.

Dewi mengatakan, Festival Rawapening dan Desa Wisata ini merupakan perhelatan perdana yang digelar di Rawapening. Sebelumnya, festival tersebut diselenggarakan di Gedong Songo, Bandungan. Dia juga mengungkapkan, festival tahunan dinas pariwisata yang digelar di Bukit Cinta Rawapening ini rencana akan tetap diselenggarakan di sana.

"Jadi untuk tahun mendatang memang rencana akan tetap digelar di Rawapening," jelasnya.

Kesenian Desa Lerep (inibaru.id/Faidah Umu)

Dewi berharap, kegiatan ini bisa membuat desa wisata yang ada di Kabupaten Semarang akan semakin bersemangat untuk mengembangkan lagi potensi desanya, meningkatkan perekonomian masyarakat, menekan pengangguran, dan menekan pemuda untuk urbanisasi.

"Mereka (pemuda) itu diberi kepercayaan bagaimana mengembangkan desanya. Keberadaan pokdarwis juga bisa menekan urbanisasi, kemiskinan, dan pengangguran,” terang Dewi.

Potensi wisata Semarang yang begitu besar memang nggak boleh disia-siakan. Semoga dengan festival ini dan pendampingan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, desa-desa wisata di Kabupaten Semarang bisa semakin maju ya, Millens! (Faidah Umu/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: