BerandaTradisinesia
Kamis, 29 Agu 2018 15:22

Berebut Butiran Berkah Nasi Ancakan Jelang Jamasan di Demak

Deretan nasi ancakan. (kompas.com)

Pada malam menjelang Iduladha, ribuan warga memadati Kelurahan Kadilangu, Demak untuk "berebut" nasi ancakan.

Inibaru.id – Ada yang menarik pada setiap malam Iduladha di Kadilangu, Kabupaten Demak. Ribuan warga akan berebut nasi ancakan yang disediakan oleh keluarga trah Sunan Kalijaga. Biasanya prosesi itu diadakan di Pendopo Pangeran Wijil Lima, Kadilangu, Demak.

Fyi, nasi ancakan merupakan sajian nasi berisi gudangan (urap), ikan asin, dan potongan daging ayam. Nasi ancakan dibungkus dengan daun jati dan diletakkan berjejeran di atas ancakan (anyaman) bambu.

Warga percaya nasi ancakan bisa membawa berkah di berbagai kebutuhan lo. Makanya mereka yang datang dari berbagai daerah itu rela berdesakan untuk mendapatkannya.

Prosesi jamasan. (sportourism.id)

Seperti Siaga, warga asal Jepara yang berharap mendapat nasi ancakan untuk pertanian dan pengobatan.

“Ini pesanan mertua. Nanti ditaruh di pojok-pojok sawah. Alhamdulillah, tikus-tikus hanya lewat dan sawah mertua saya jadi nggak terserang hama,” kata Siaga pada regional.kompas.com Rabu (22/8/2018).

Meski demikian, nasi ancakan hanya dianggap menjadi media dan perantara saja ya. Warga tetap yakin bahwa hasil yang memuaskan itu tetap terjadi atas kehendak Tuhan.

Ratusan Tahun

Tradisi pembagian nasi ancakan sudah ada sejak ratusan tahun lalu, Millens. Tradisi itu sebenarnya dilakukan sebagai jamuan untuk warga yang datang dari berbagai daerah dan bermalam di Kadilangu. Mereka datang untuk melihat ritual jamasan pusaka (ritual membersihkan pusaka) peninggalan Sunan Kalijaga pada esok harinya.

Prosesinya pun cukup sederhana. Nasi ancakan yang sudah disusun rapi akan didoakan lebih dulu. Setelah itu, kentongan akan dipukul sebagai tanda bahwa sudah boleh untuk “menyerbu” nasi ancakan.

Hm, nggak hanya keseruan saat saling “menyerbu” nih. Kehangatan yang tercipta antarwarga juga jadi satu hal yang nggak boleh dilewatkan. Yap, sembari melestarikan tradisi kita eratkan silaturahmi. Betul nggak? (IB10/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: