BerandaTradisinesia
Selasa, 28 Mei 2018 23:11

Air Berkah dan Api Dharma Telah Bersanding di Candi Mendut

Seorang jemaah sedang melakukan ibadah di dalam candi Mendut. (Hayyina Hilal/Inibaru.id)

Setelah mengambil Api Dharma dari api abadi Mrapen di Grobogan dan Air Berkah di mata air Umbul Jumprit di Temanggung, kedua elemen "disandingkan" di Candi Mendut. Gimana prosesinya?

Inibaru.id - Rangkaian Perayaan Tri Suci Waisak 2562 BE/2018 telah memasuki tahap penyakralan Air Berkah dan penyemayaman Api Dharma. Proses tersebut dilaksanakan pada Senin (28/5/2018) di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, oleh para biksu Sangha, rohaniwan, dan majelis-majelis agama Buddha.

Dalam prosesi tersebut, ratusan biksu dan umat Buddha menyemayamkan kendi-kendi yang berisi air berkah di dalam Candi Mendut sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya, para biksu dan umat Buddha lainnya melaksanakan pradaksina, yakni berjalan mengelilingi pelataran candi bagian bawah selama tujuh putaran, dan pelataran candi pada tingkat atas sebanyak tiga putaran diiringi dengan doa-doa suci.

Air Berkah merupakan lambang kerendahan hati manusia. Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia, Siti Hartati Murdaya, mengatakan, air tersebut didoakan agar berkah dan memberi ketenangan.

"Selain sifat air yang bisa hadir dalam berbagai bentuk dan kondisi, zat itu juga berperan penting bagi umat Buddha untuk bisa menjalani kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Sejumlah biksu memimpin pembacaan paritta suci bersama dengan para umat Buddha yang datang dalam prosesi tersebut. (Hayyina Hilal/Inibaru.id)

Setelah melaksanakan pradaksina dan menempatkan air berkah, pada pukul 17.00 WIB, para biksu dari berbagai majelis mulai memimpin umat untuk pembacaan paritta suci dan puja-puji secara khusyuk di depan altar patung Buddha berukuran besar dengan berbagai hiasan altar, seperti lilin, janur, rangkain bunga, dan buah-buahan.

Sebelumnya, api dharma diambil dari pusat api abadi di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah. Api tersebut bermakna semangat kehidupan yang harus terus dikobarkan. Sementara, air berkah diambil dari sumber mata air Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Dua elemen tersebut nantinya akan dikirab oleh ribuan umat Buddha ke Candi Borobudur yang merupakan lokasi puncak perayaan hari raya Waisak 2018, Selasa (29/5) mendatang. (Hayyina Hilal/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: