BerandaTechno
Minggu, 21 Jul 2018 11:18

Menilik Helm Canggih untuk Pilot Helikopter Apache AH-64 Milik TNI AD

Menhan Ryamizard Ryacudu (kanan) secara simbolis menyerahkan delapan unit helikopter Apache AH-64E kepada Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, 16 Mei 2018. (ANTARA/R. Rekotomo)

TNI Angkatan Darat (TNI AD) resmi memiliki delapan unit Helikopter Apache AH-64 yang paling canggih. Nggak hanya helikopternya yang canggih, helmnya pun juga canggih, lo.

Inibaru.id -  TNI Angkatan Darat (TNI AD) resmi memiliki delapan unit Helikopter Apache AH-64. Pesawat yang dipesan dari Amerika Serikat itu diklaim sebagai helikopter paling canggih yang dimiliki TNI AD. Eits, nggak hanya helikopternya yang canggih, helm untuk pilotnya pun canggih, lo.

Letnan Satu Corps Penerbang TNI AD Alexius Darma menjelaskan, pelindung kepala itu memiliki kemampuan yang memungkinkan pilot mengontrol semua senjata yang terpasang di pesawat. Selain itu, pilot juga bisa mendapatkan gambaran penuh situasi sekitar meski dalam keadaan gelap melalui sensor infra merah.

“Helm pilot Apache didesain khusus untuk satu pilot saja. Ukuran helm menentukan presisi bidikan senjata. Jadi harus sesuai dengan kepala masing-masing, kalau tidak pas bidikannya bisa berbeda," kata Alexius yang juga pilot Helikopter Apache, di markas Skuadron 11/Serbu, Pangkalan Udara TNI AD Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, seperti ditulis Tempo.co, Sabtu (21/7/2018).

Helm pilot Helikopter Apache AH-64. (Shen119.com)

Lebih lanjut, Alex mengatakan, dari helm itu dia bisa mengakses informasi misi yang akan dilaksanakan melalui mission processor. Dia juga bisa mengendalikan senjata lewat weapon processor.

Nah, weapon processor itu memiliki fitur precission correction untuk mengendalikan arah tembakan dan menghitung kecepatan angin. Selain weapon processor, ada juga system processor yang memungkinkan Alex untuk mengetahui kondisi mesin hingga kecepatan helikopter. Wah, canggih juga ya.

Pengadaan helm khusus pilot Helikopter Apache ini dilakukan Kementerian Pertahanan dengan menggandeng Elbit Systems of America, Fort Worth, Texas pada 2015. Harga kontrak untuk 300 helm khusus itu senilai 13,2 juta dolar AS atau setara dengan Rp 190 miliar (kurs Rp 14.317).

Sebelum ini, sebanyak delapan helikopter Apache resmi diserahterimakan dari Kementerian Pertahanan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Pangkalan Udara TNI Ahmad Yani Semarang pada Rabu (16/5).

“Pemerintah membeli Apache dari Amerika Serikat dengan harga sekitar Rp 500 miliar per unit. Ini helikopter paling canggih yang dimiliki TNI AD,” kata Alex.

Alex mengimbuhkan pengadaan Helikopter Apache merupakan hasil kerja sama dengan pemerintah AS melalui Program Management Office (PMO) menggunakan skema Government to Government. Pengadaan helikopter ini menjadi bagian dari program modernisasi Alutsista TNI sesuai Rencana Strategis Pertahanan Negara dan program Minimum Essential Force (MEF).

Wah, mantap deh! (IB11/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: