BerandaTechno
Selasa, 24 Sep 2018 14:08

Pedagang Indonesia Kuasai Pasar Online Asia

Pedagang online Indonesia kuasai pasar asia. (Sosyalkafa.net)

Pedagang online Indonesia menjadi salah satu yang mendominasi pasar online di Asia. Mereka menempati urutan pertama lapak di Instagram dan urutan kedua di Line, Facebook, dan Whatsapp .

Inibaru.id - Pedagang Indonesia mendominasi pasar online di Asia. Di Instagram, pedagang Indonesia memuncaki urutan lapak terbanyak. Sementara itu, di Line, Facebook, dan Whatsapp para pedagang Indonesia menempati posisi kedua.  

Menurut laporan yang dihimpun perusahaan layanan jasa transfer uang secara elektronik PayPal, saat ini pertumbuhan akses internet di Asia telah mencapai 92 persen dengan kepemilikan ponsel pintar mencapai 88 persen seperti ditulis Kompas.com, Senin (24/9/2018).

Data tersebut dihimpun dari 4000 konsumen dari tujuh wilayah Asia yaitu China, India, Hongkong, Singapura, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Riset ini juga melibatkan para pedagang usaha kecil dan menengah.

Dalam laporan itu, sebanyak 67 persen dari orang Asia hobi berbelanja secara online. Hal ini dipengaruhi dengan kebiasaan pedagang yang menggelar lapaknya di media sosial untuk mempromosikan produk dan jasanya.

Instagram menjadi platform terfavorit yang dimanfaatkan para pedagang online Indonesia untuk mempromosikan produknya. Indonesia menempati urutan teratas dengan persentase sebanyak 72 persen.

Selain Instagram, pedagang Indonesia juga menjajakan produk dan jasanya di Facebook, Millens. Di Facebook, pedagang Indonesia menempati posisi kedua dengan persentase 92 persen, di bawah Filipina yang mencapai 94 persen.

Nggak hanya itu, Whatsapp juga menjadi platform populer favorit pedagang online. Aplikasi ini digemari 76 persen pedagang online Indonesia yang menempati peringkat kedua setelah India dengan persentase 83 persen.

Sementara itu, media sosial buatan Jepang Line juga banyak digunakan pedagang Indonesia. Sebanyak 50 persen pedagang Indonesia menggunakan Line. Jumlah ini lebih kecil dibanding Thailand dengan jumlah 74 persen.

Hm, nggak heran kalau habis gajian, uangmu langsung ludes gara-gara kalap lihat produk di jejaring sosial ya, Millens. Ha-ha. (MG14/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: