BerandaPasar Kreatif
Jumat, 20 Sep 2018 12:58

Ngantor di Co-working Space: Menikmati Fasilitas Berlimpah, Ikut Program Berfaedah, dan Relasi Juga Bertambah

Suasana tempat yang nyaman bikin kamu makin produktif. (Muhammad Pradytio)

Bingung mencari tempat yang pas untuk fokus mengerjakan tugas atau berdiskusi bareng teman-teman? Hm, coba ke co-working space saja!

Inibaru.id – Ngantor nggak harus ke kantor, karena kini co-working space bertebaran di mana-mana. Nggak hanya untuk keperluan ngantor, "ruang kerja bersama" itu juga bisa kamu manfaatkan untuk nongkrong seru, tapi tetap produktif, termasuk di antaranya mengerjakan tugas kampus atau sekolah.

Kalina Gana, seorang "pelanggan" co-working space di Semarang, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan ruang bersama semacam itu, karena memudahkannya mengerjakan tugas. Menurut dia, jam bukanya yang jauh lebih fleksibel dan tempatnya lebih tenang untuk fokus kerja membuat co-working space menjadi pilihannya.

"Kalau di perpustakaan jamnya terbatas, dan kalau di kosan malah males-malesan. Lebih fokus kalau di sini," tegasnya.

Co-working space, lanjut Gana, juga menawarkan beragam fasilitas yang nggak bisa didapat di tempat lain. Dengan merogoh kocek nggak terlalu dalam, dia mengaku sudah bisa produktif bekerja. Dia juga masih memperoleh flow snack, minuman, dan hiburan. Hm, menarik, kan?

Pojok gim lawas hingga terbaru disediakan coworking space untuk menghilangkan penat. (Inibaru.id/Clara Ariski)

Senada dengan Gana, Irene Indrasakti juga memilih co-working space sebagai tempat ideal untuk mengerjakan tugas. Menurutnya, coworking space mempunyai kelebihan yang nggak dimiliki perpustakaan.

“Di co-working space aku bisa makan dan minum. Terus, tempatnya lebih nyaman saja,” ujar Irene, sapaan akrab mahasiswa Universitas Diponegoro tersebut.

Ilmu Baru

Nggak sekadar menyediakan ruang untuk bekerja, pemilik co-working space biasanya juga menggelar sejumlah program kreatif untuk kalangan umum. Mereka juga menyediakan panggung bagi komunitas atau forum tertentu untuk menggelar kegiatan.

Irene, misalnya, mengaku sempat mengikuti kelas watercoloring yang ditawarkan co-working space tempat dia biasa "mangkal". Yap, laiknya Irene, tiap pengunjung ruang kerja bersama memang memiliki kesempatan untuk belajar hal-hal baru semacam itu.

Pengunjung diperkenankan minum atau ngemil sembari mengerjakan tugas. (Inibaru.id/Clara Ariski)

Yap, kenyamanan dan ilmu baru, khususnya di dunia digital dan kreatif, memang menjadi prioritas dalam mendirikan co-working space. Ini seperti diungkapkan Muhammad Pradytio, pemilik 3/4 Coworking Space Semarang. Menurutnya, "kondusif" memang menjadi kata wajib di tempatnya.

"Teman-teman sudah sering coba kerja di burjo, restoran, atau kafe. Namun, tempat-tempat itu gampang bikin mereka ter-distract," ujarnya kepada Inibaru.id belum lama ini.

Selain itu, Pradytio mengatakan bahwa co-working space juga memungkinkan kamu untuk menambah relasi. Konsep open space, lanjutnya, bakal memudahkan kamu untuk berinteraksi dengan orang-orang baru, sekaligus belajar bersama. Wah, seru!

"Kita pengin teman-teman ke coworking space nggak bekerja, tapi menambah relasi. Kalau mau kondusif dan menambah relasi, ini bisa jadi alternatif dan punya nilai lebih," pungkas dia.

Well, gimana, Millens, kamu juga termasuk "pelanggan" di co-working space, nggak? Cerita, yuk! (Clara Ariski/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: